Ayo, Berpesta Politik yang Gembirakan Rakyat

46
0

BHARATANEWS.ID | POLITIK – Genderang kontestasi Pilkada Batang Tahun 2017 telah resmi ditabuh seiring penetapan status pasangan calon (paslon) beserta nomor urutnya Oleh KPU, Senin dan Selasa kemarin. Menyikapi itu, pasangan Bupati/Wakil Bupati AS Burhan S Ag dan Acara Ariani S Psi mengajak semua pihak untuk menjadikan pilkada sebagai pesta politik yang menggembirakan.

“Alhamdulillah, salah satu tahapan penting pilkada telah kita lalui dengan baik. Kami berbahagia karena kini status pencalonan kami dan tiga paslon lainnya telah jelas dan resmi. Mudah-mudahan, kebahagiaan ini bisa kita tularkan bersama ke masyarakat Batang selama masa kampanye nanti,” ungkap Burhan, Selasa (25/10) sore.

Sebagai aktivis pro demokrasi, Burhan berharap prosesi pilkada kali ini bisa mencerminkan kualitas demokrasi. Salah satu indikatornya adalah pada keterlibatan masyarakat dalam pesta politik lima tahunan itu.

“Mari kita insafi betul, bahwa pilkada adalah sebuah pesta politik. Sebagai pesta, maka hajatan demokrasi ini harus menggembirakan. Ayo, sama-sama berpesta politik yang menggembirakan rakyat. Kampanye harus menjadi panggung yang menghibur dan menggembirakan, jangan membakar sentiment kebencian,” terang cabup penggagas wisata hutan itu.

Kemarin, Rapat Pleno KPU berhasil menetapkan nomor urut keempat paslon. Dari hasil pengundian, Burhan-Ariani mendapatkan nomor urut 3 (tiga), sementara Wihaji-Suyono di nomor urut 1, Lafran-Urip nomor urut 2, dan nomor urut 4 untuk Faizin-Erna.

“Bagi kami, keputusan nomor urut ini adalah takdir, karena toh tidak bisa dipesan. Tetapi kalaupun harus dimaknai, kami merasa takdir Allah ini seperti menggambarkan semangat dan komposisi tim kami yang banyak diisi anak-anak muda. Ya, salam tiga jari adalah salam kreativitas yang lekat dengan darah muda,” beber aktivis yang banyak menginisiasi kebijakan transparansi anggaran dan pemberdayaan desa itu.

Ya, sejauh ini nama Burhan sendiri lekat dengan inisiasi gerakan kaum muda. Sekretaris Bersama Lingkar Studi Sosial dan Advokasi (Sekber Laskar) Batang adalah contoh gerakan yang dinisiasi alumnus UIN Sunan Kalijaga itu dengan anak-anak muda sebagai penggeraknya. Lembaga itu juga aktif dan efektif memberikan rekomendasi untuk kebijakan Pemkab Batang.

Berikutnya ada gerakan Lumbung Informasi dan Inovasi Desa (Linida) yang bahkan dilirik Kementerian Desa. Satu gerakan lain yang justru mendorongnya untuk maju dalam pencalonan adalah gerakan Masyarakat Batang Bangkit yang lagi-lagi dimotori anak-anak muda kreatif.

“Kita harus memberi ruang yang besar bagi kalangan muda untuk berkreativitas. Sebab, kreativitas adalah roh penting kemajuan sebuah masyarakat. Kalau kelompok-kelompok muda kreatif ini diberi ruang aktualisasi dan diberdayakan secara baik, potensi ekonomi kreatif pun bisa lahir dari sana,” jelas Burhan.

Senada, Acara Ariani pun mengungkapkan rasa syukurnya atas penetapan nomor urut oleh KPU. Bagi mantan Sekretaris Komisi A DPRD Batang itu, nomor urut bukan untuk diotak-atik secara mistik. Tetapi secara politik tetap perlu diberi branding agar bisa terkomunikasikan secara efektif.

“Dan itulah kampanye, to campaign, memperkenalkan diri, karena itu harus menyenangkan dan menyamankan. Proses pilkada harus benar-benar kita jadikan pesta demokrasi yang menyenangkan masyarakat. Maka kami tekankan kepada tim kami untuk menjaga kesantunan dalam berpolitik. Jangan sampai simpul-simpul persaudaraan sebagai entitas Kabupaten Batang tercederai hanya karena perbedaan politik,” terang Ketua Garda Wanita (Garnita) Malahayati Partai Nasdem Kabupaten Batang itu.

Ariani pun mendukung gagasan salam kreatif tiga jari guna mengundang kaum muda untuk peduli membangun Batang dengan energy kreatifnya. Dia percaya, abak-anak muda selalu memiliki energy besar untuk memantik perubahan. “Tetapi kreativitas untuk memajukan daerah itu, tidak bisa tidak, harus dilandasi dengan sentiment jiwa yang sama, yakni bangga dadi wong Batang,” pungkasnya.(radarpekalongan.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here