SBY dan Agus Harimurti, Oligarki Politik?

37
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | POLITIK¬†–¬†Perkembangan dalam Partai Demokrat di mana Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjagokan putra sulungnya Agus Harimurti Yudhoyono sebagai calon gubernur DKI Jakarta dinilai merupakan bibit oligarki politik.

Hal itu disampaikan Pengajar International Relations Universitas Binus, Don K.Marut, dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (25/10).

“Setahu saya Pak SBY menghargai pendidikan. Tapi pendidikan hanya untuk menjadikan anak jadi penguasa, itu jelek,” kata Don Marut.

Menurut Don Marut, urusan pemerintahan adalah urusan negara. Oligarki yang dikembangkan di partai politik seharusnya tak ada lagi di level negara sebab sudah menyangkut kepentingan semua orang.

“Kalau level pemerintahan di kampung-kampung sih mungkin saja masih bisa,” ujar Don sambil tertawa.

Di sisi lain, kecenderungan politik nasional justru menentang oligarki politik dengan terpilihnya Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden. Jokowi hanya kader biasa, bukan “pemilik” atau pendiri Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, namun dia toh dicalonkan oleh partainya untuk jabatan nomor satu di negeri ini, kata Don Marut.

“Jokowi ini contoh paling sempurna dari terkikisnya oligarki di partai politik. Sebab Jokowi bukanlah political owner, tapi PDIP berani memajukannya,” jelasnya.

Zainal C.Airlangga dalam sebuah bukunya menuliskan bahwa oligarki dapat dipandang dari dua sisi. Pertama, dari sisi politik, oligarki merupakan pemusatan kekuasaan pada segelintir elite yang menjalankan urusan publik dengan mekanisme mereka.

Kedua, dari sisi ekonomi-politik, oligarki merupakan relasi kekuasaan yang memusatkan sumber daya ekonomi pada segelintir pihak, dalam konteks ini relasi antara kaum industriawan dan elite politik yang saling menguntungkan secara timbal-balik.(beritasatu.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here