Rehab Terminal Depok Molor, Walikota Ancam Putus Kontrak Pengembang

30
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | DEPOK – Upaya  penataan kawasan terminal bis Depok Jalan Raya Margonda, Kota Depok, yang molor  membuat Walikota Depok geram. Sebab, ini  menambah beban penanganan kebersihan jajaranya akibat semrawut, kumuh dan penuh sampah hingga kurang penghijauan.

Bahkan, pemkot Depok mengancam  akan memberikan surat peringatan hingga pembatalan kontrak kerja pembangunan terminal tersebut.

“Saya sudah ingatkan kepada pengembang yang akan membangun terminal bis terpadu Depok untuk melakukan upaya penataan, penghijauan dan lainnya di terminal, sesui yang dijanjikan sehingga tak menimbulkan kesan kumuh, semrawut dan rawan tindak jehatan,” tegas Walikota Depok Muhammad Idris, Selasa (25/10).

Kondisi terminal bis sekarang ini memang terkesan kumuh serta semrawut jadi perlu adanya upaya penataan serta pemeliharaan yang ekstra terlebih mendekati kegiatan penilaian Adipura. Tak hanya masalah penataan dan kekumuhan saja yang harus ditangani tapi penghijauan juga perlu lebih ditingkatkan termasuk penambahan bak sampah dan lainnya.

Atas kondisi itu, Walikota M Idris mengancam pengembang untuk memutus kontrak kerja pembangunan terminal Depok itu, kalau mereka belum juga melakukan perubahan atas pekerjaannya.

“Bukan hanya surat peringatan saja yang akan kami kirimkan, jika memang masih belum ada niat baik dan melakukan perubahan tentunya konrak kerja yang telah ditandatangani bisa saja diputus di tengah jalan,” tegas Walikota Muhammad Idris yang berharap pengembang atau pengeloa memperhatikan masalah ini dengan serius.

“Bisa saja kontrak perjanjian dibatalkan jika tak ada kegiatan sama sekali di lapangan berkaitan rencana pembangunan terminal bis terpadu tersebut,” tuturnya yang meminta tim Dipura Kota Depok untuk terus memantau perkembangan di lapangan termasuk penangganan kebersihan, sampah dan penghijauan di sejumlah pasar  tradisional.

(poskotanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here