Polda Ringkus Dua Mandor Kapal Angkutan Barang

50
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | KRIMINAL – Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel merilis penangkapan dua mandor pelaku penggelapan uang di posko pengecekan dwelling time di Pelabuhan Soekarno–Hatta Makassar, di Polda Sulsel, Selasa (25/10).

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Reskrimsus), AKBP Yuliar Kus Nugroho, mengatakan, kedua pelaku berinisial HN (40) mandor di Kapal Nenek Mallomo milik PT Bosowa.

Kedua, mandor berinisial MT (40) yang mengangkut barang kapal Samudera Pasifik milik perusahaan PT BTS Samudra Pasifik. Dari tangan keduanya, polisi menyita uang tunai hasil pungutan liar Rp400.000.

Modusnya, kedua mandor memanipulasi jumlah buruh yang dipekerjakan mengangkat barang. Jumlah buruh yang mengangkat dan jumlah yang dibayarkan pihak kapal pengangkut barang tidak sesuai.

“HN terlibat manipulasi jumlah buruh untuk muatan barang kapal Pasifik Samudera HN dari PT BTS,” katanya.

Dari 18 orang buruh yang tercatat, hanya tujuh orang yang diturunkan. Sedangkan MT dari PT BSW hanya mengerahkan 11 dari 18 orang yang tercatat untuk jasa angkut barang dari Kapal Nene Malomo.

Dijelaskan, aktivitas pungutan liar di posko dwelling time selama ini kerap menghambat aktivitas bongkar muat di pelabuhan. Bongkar muat yang seharusnya dikerjakan cepat. Namun, karena ulah mandor, bongkar muat barang di kapal menjadi lambat.(rakyatsulsel.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here