Menpar Serius Ingin Bangun Homestay Bertema Nusantara di Indonesia

46
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BUDAYA&PARIWISATA – Setelah mengadakan sayembara desain, Menpar akan segera membangun homestay bertema nusantara di seluruh Indonesia. Manfaatnya dari pariwisata sampai sosial.

Lewat malam penganugerahan Sayembara Desain Rumah Wisata Nusantara 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa malam (25/10/2016) Menpar Arief Yahya telah mengantongi minimal 30 desain homestay bertema nusantara yang akan menjadi acuan untuk pembangunan amenitas di 10 destinasi prioritas.

Rencana besarnya, akan segera dibangun homestay bertema nusantara di desa wisata yang ada di 10 destinasi prioritas. Homestay nusantara pun akan berfungsi sebagai akomodasi bagi wisatawan di daerah-daerah yang belum terjangkau hotel.

“Jadi ini solusi tepat untuk desa wisata di Indonesia, untuk diketahui jumlah wisman sudah 260 juta tapi amenitasnya gak ada. Homestay ini kita jadikan sebagai amenitas wisata kita,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menariknya, pembangunan homestay nusantara juga memiliki dampak positif di bidang sosial. Secara teknis, nantinya homestay nusantara akan ditawarkan pada masyarakat setempat untuk dikelola sebagai mata penghasilan.

“Karena homestay ini akan langsung dimiliki oleh masyarakat. Jadi mereka boleh membeli homestay, nanti pengelolaanya akan kita lakukan secara profesional. Kemenpar nanti akan bekerjasama dengan Bekraf akan menyediakan sitem informasinya, baik untuk reservation maupun pengelolaan hotel sampai financial reportnya juga akan kita buat,” terang Arief.

Untuk mewujudkan hal itu, Arief pun tak sungkan untuk meminta bantuan dari semua stakeholder terkait seperti arsitek dan lainnya. Bahwa pembangunan pariwisata harus dilakukan bersinergi oleh semua pihak.

“Arsitek terutama mohon bantuannya, untuk membantu implementasi. Harus kita kerjakan betul, implementasikan, kita realisasikan tipe A B C itu pertama-tama ke 10 destinasi dan untuk selanjutnya ke seluruh indonesia,” ujar Arief.

Pada kesempatan itu Arief juga menyentil Kemenpupera untuk segera turun tangan membangun homestay hingga toilet bersih bertema nusantara. Semuanya harus didasarkan pada budaya lokal.

“Ini Kemenpupera, kita desain nusantara ini telah dilakukan PT Propan dengan baik. Nomor satu rumah budaya betul, nomor dua desa wisata, nomor tiga bandara, dan ke empat adalah rumah wisata. Saya minta 100 ribu kita akan gunakan untuk homestay, 50 ribu untuk toilet bersih jadi mintanya dua,” ujar Arief.

Turut hadir dalam acara malam penganugerahan, Ketua Bekraf Triawan Munaf. Menurut Triawan, pembangunan homestay nusantara tentu akan sangat positif baik bagi wisatawan hingga masyarakat setempat.

“Hal seperti ini luar biasa perspektifnya, bagi masyarakat bisa mendapat tambahan income, wisatawan bisa mendapat pengalaman yang luar biasa,” tutup Triawan. (DETIK.COM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here