Membawa WeWork berekspansi ke luar negeri (2)

47
0
SHARE

FENOMENA - Adam Neumann, pebisnis penyewaan ruang kerja

BHARATANEWS.ID l Bisnis – Meski perusahaan besutannya, WeWork, baru berusia balita, Adam Neumann percaya diri untuk menggelar ekspansi luar negeri. Setelah menguasai pasar coworking space di sejumlah kota besar di Amerika Serikat, Neumann ekspansi ke Eropa dan Asia.  Terbaru, WeWork sudah hadir di Shanghai, Korea Selatan, dan Hong Kong. Aksi ekspansi ini tak lepas dari suntikan dana yang terus membanjiri WeWork. Saat ini, valuasi WeWork menembus US$ 16,9 miliar.

Kendati baru lahir pada empat tahun lalu, bisnis racikan Neumann Neumann cepat berbiak. Ibarat virus, perusahaan Neumann bertajuk WeWork sudah mencapkan diri di berbagai benua.

Bermodal konsep berbagi ruang kerja (coworking space), Neumann percaya diri untuk terus ekspansi ke luar pasar Amerika Serikat (AS). Gambaran saja, saat ini WeWork telah mempunyai 19 kantor di AS.

Sejumlah kota besar yang sudah disinggahi WeWork diantaranya San Francisco, Austin, Seattle, Berkeley, Los Angeles, Chicago, Washington DC, dan Boston. Di pasar dalam negeri, Neumann berfokus pada pengembangan di daerah Boston dan Cambridge di kuartal IV tahun ini.

Alasannya, pasar startup di kawasan tersebut sangat besar. Pada Oktober 2016, Neumann menargetkan akan membuka empat kantor cabang di Boston dan Cambridge.

WeWork juga bercokol di 11 negara lain. Di luar negeri, properti milik WeWork hadir di London, Tel Aviv, Herzlia, Toronto, Amsterdam, dan Berlin.

Selain itu, pria berumur 37 tahun ini tengah sibuk melobi sejumlah investor kakap dari kawasan Asia. Tujuannya, mendapatkan dana segar dan akses untuk melakukan ekspansi bisnis di Asia.  Hal ini seiring dengan ambisi Neumann untuk membuka tiga sampai lima pasar baru WeWork per bulan. Mengutip Wall Street Journal, tahun ini WeWork telah membuka kantor perwakilan di Asia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here