Gugatan Ditolak MA, Warga Raffles Hills Depok Siapkan Perlawanan Baru

35
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | DEPOK – Warga perumahan Raffles Hills, Cibubur, Kota Depok menyiapkan upaya perlawanan baru setelah kasasi terkait proyek pembangunan Jalan Tol Cimanggis-Cibitung ditolak Mahkamah Agung.

“Ada beberapa hal yang bisa dituntut dari aspek lain, macam-macam, kita lihat saja,” kata Ketua RW 25 perumahan Raffles Hills, Sentot Respati, Selasa 25 Oktober 2016. Menurutnya, banyak indikasi tak benar dari proyek yang berlangsung di dekat rumah warga.

“Termasuk juga warga sudah lapor, rumah bisa dihargai empat kali lipat dari harga pasar,” ucapnya.

Selain itu, rumah warga semakin mepet dengan jalan tol yang sedang dibangun tersebut.

“Tadinya (jarak tol dan rumah warga) 40-50 meter. Sekarang 5 meter saja tidak ada,” tuturnya.

Kendati segera bersikap,‎ Sentot belum mengetahui bentuk upaya perlawanan tersebut. Hingga kini, dia belum mendapat pemberitahuan resmi dari pengacara warga atas putusan MA.

“Saya belum dapat infonya dari pengacara,” ujar Sentot.

Meski demikian, warga akan mendiskusikan putusan MA yang menolak kasasi warga.

“Warga akan coba berunding untuk langkah apa lagi yang bisa dilakukan. Nanti Jumat (pekan ini) berunding, Sabtu baru ketahuan langkah yang diambil,” kata Sentot.

Dia heran dengan sikap pemerintah yang tetap ingin membangun jalur tol yang tak sesuai dengan ketetapan Pemerintah Kota Depok sebelumnya.

“Aneh, kalau Pemkot Depok sudah menentukan trase (jalur), sekarang tiba-tiba diubah,” kata Sentot.

Dalam perencanaan awal pembangunan tol pada masa Wali Kota Depok terdahulu, Nur Mahmudi Ismail, jalur tol tak melalui pipa gas milik Pertamina.

Akan tetapi, putusan tersebut diubah pemerintah dengan membelokkan jalur tol pada area pipa gas dan pemukiman warga Raffles Hills. Warga pun menjadi pihak yang terdampak pembangunan tersebut.

“Apakah setiap pergantian kepemimpinan mengubah ketentuan yang ada tanpa disosialisasikan dan diinformasikan?” ucap Sentot.

Persoalan tersebut membuat warga melakukan gugatan hukum di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung hingga MA.

(pikiranrakyat.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here