Foto: Kebaya Spektakuler Anne Avantie yang Terinspirasi Budaya Bali

47
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BUDAYA – Anne Avantie kembali menampilkan kreasi kebayanya dalam Jakarta Fashion Week 2017. Tahun ini, Anne mengambil inspirasi destinasi wisata nomor satu di Indonesia yakni Bali.

Bertajuk ‘Jangi Janger’, koleksi ini bermaksud memadukan budaya asli Pulau Dewata dengan pendatang asing. Diharapkan Anne, kultur dan seni Bali tidak luntur meski ada pengaruh Barat yang menetap atau berkunjung ke sana.

Menurut Anne, karakter Bali dan pendatangnya sama-sama memberi pengaruh yang kuat. Ia pun ingin menyampaikan hal itu dengan bahasa penuh seni khas Anne, yakni kebaya. Kebaya-kebaya hadir dalam desain sensual ala mancanegara dan penerapan kain songket Bali sebagai bentuk kolaborasi budaya Bali dan Barat.

“Tahun ini saya mengusung tema Jangi Janger, saya merasa hadirnya Bali di mata dunia membuat semua mata tertuju pada Bali. Malam hari ini saya persembahkan 50 karya dengan perpaduan songket Bali dan kain Prada. Saya harap bisa menginspirasi dan membawa berkat bagi banyak orang,” kata Anne saat konferensi pers di Fashion Tent, Senayan City, Selasa (25/10/2016).

Tiga penari Bali membuka peragaan busana yang dihadiri selebriti seperti Krisdayanti, Julia Perez, hingga Mulan Jameela dan Ahmad Dhani itu. Di sekuen pertama, Anne banyak menampilkan kebaya berpunggung transparan dengan palet-palet lembut, misalnya hijau dan ungu pastel. Merepresentasikan Bali, kain songket diaplikasikan sebagai obi.

Kebaya brokat berpotongan panjang yang lebih elegan hadir pada sekuen selanjutnya. Dihadirkan dalam berbagai warna, busana-busana tersebut diberi aksen sulam, manik-manik, sampai glitter. Bawahan Batik pun sesekali diganti dengan songket Bali. Peragaan semakin memikat dengan kombinasi warna-warna mencolok, seperti oranye dengan hijau dan ungu dengan biru.

Desain yang lebih megah dan spektakuler dihadirkan Anne selanjutnya. Kali ini, batik bernuansa cokelat-emas mendominasi rangkaian busana. Inspirasi dari budaya Barat hadir pada tampilan kebaya serupa gaun dan leotard. Adapun sebuah kebaya dengan permainan layering dan berpotongan mullet yang dipadukan dengan celana, atau kebaya berkerah tinggi dengan batik sebagai obinya.

Jumpsuit brokat dan batik menghiasi sekuen terakhir. Inspirasi budaya Barat juga tampak dari penerapan jubah, tube dress, hingga cape dress. Terlihat pula sebuah romper brokat emas yang dipadukan dengan jaket batik. Peragaan spektakuler ini ditutup dengan kebaya dan bawahan batik bersiluet ballgown yang dipadukan selendang batik berukuran besar. (DETIK.COM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here