Bank Dunia: Peringkat Kemudahan Berusaha RI Naik Jadi 91

45
SHARE

BHARATANEWS.ID l Bisnis – Bank Dunia dalam laporan tahunan terbaru Doing Business mengumumkan Indonesia berhasil mencatatkan rekor dengan melakukan tujuh reformasi usaha dalam satu tahun terakhir. Reformasi itu dilakukan Indonesia untuk memperbaiki iklim usaha bagi pengusaha lokal.

“Pemerintah Indonesia telah melakukan banyak hal untuk meningkatkan mutu lingkungan usaha bagi sektor swasta, khususnya dalam tiga tahun terakhir,” ujar Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo Chaves, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 26 Oktober 2016.

Indonesia masuk ke jajaran 10 negara yang mencapai peningkatkan tertinggi dalam Doing Business 2017: Equal Opportunity for All, yang diluncurkan hari Selasa kemarin di Washington DC, Amerika Serikat. Dalam peringkat dunia, Indonesia naik 15 peringkat dari 106 ke posisi 91 tahun ini.

Chavez mengatakan tujuh reformasi usaha yang dilakukan Indonesia itu meliputi kemudahan memulai usaha, memperoleh sambungan listrik, pendaftaran properti, memperoleh pinjaman, pembayaran pajak, perdagangan lintas batas, dan penegakan kontrak.

Dia mencontohkan, di Jakarta dan Surabaya, proses mendapatkan sambungan listrik untuk pergudangan menjadi lebih cepat setelah adanya penambahan pasokan listrik oleh penyedia layanan. “Hal ini berakibat pada berkurangnya waktu yang diperlukan bagi kontraktor untuk melakukan pekerjaan luar.”

Di Surabaya, penyedia layanan listrik juga telah menyederhanakan proses permintaan sambungan baru, sehingga makin mudah bagi pengusaha untuk memperoleh sambungan listrik. Chavez berujar saat ini rata-rata di Indonesia, hanya diperlukan 58 hari bagi sebuah usaha untuk memperoleh sambungan listrik, dibandingkan tahun lalu yaitu 79 hari.