Wagub: Kata Pak Presiden, Semua Harus Ikuti Sulut

30
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | PARIWISATA – WAKIL Gubernur Sulut Steven Kandouw menegaskan, Pemprov menargetkan kunjungan wisman Tiongkok tahun depan, hingga 200.000 orang. Diharapkannya, harus ada komitmen dari semua stakeholder terkait, agar semua upaya maksimal. Hal tersebut, menurut Kandouw, sudah mulai ditunjukkan semua pihak terkait. Mulai dari media, otoritas bandara, pengusaha, kepolisian dan semua yang terkait. “Puji Tuhan pemerintah di kabupaten/kota mulai ada komitmen. Semua berjalan dengan baik dan on the track,” ungkap Kandouw, saat menerima kunjungan pengurus Indonesian Marketing Asociation (IMA) chapter Manado, di ruang kerjanya, kemarin.

Lanjut dia, keberadaan Sulut yang tidak masuk ke dalam 10 destinasi unggulan pariwisata Indonesia justru memacu semangat semua stakeholder yang akhirnya berhasil membuktikan gebrakan. “Karena ini bukan kerja parsial tapi kerja holistik. Sementara tidak semua daerah yang masuk ke dalam 10 destinasi unggulan memahami hal itu,” ungkapnya. Menurutnya, daerah lain tidak sadar bahwa pariwisata butuh konektivitas. Melakukan lobi. Bahkan mengubah regulasi. Olehnya, handycap ini yang berhasil  diterobos. “Kita bersyukur semua berjalan baik. Bahkan, pada saat rapat koordinasi antara presiden dengan para gubernur, Sulut jadi primadona. Kata pak presiden, semua harus ikuti Sulut,” ujarnya sumringah.

Proses yang dilewati hingga berhasil mendatangkan puluhan ribu wisaman Tiongkok, bagi dia, bukanlah sesuatu yang mudah. Namun, berkat kerjasama yang baik antara pemerintah dan para pengusaha, upaya tersebut akhirnya sukses. Satu per satu maskapai mulai tumbang. Ini karena perang harga. Sebab itu, peran harga sangat besar untuk mendatangkan wisman. “Jadi sekarang kita sementara berjuang agar harga kita bersaing dengan paket tour ke negara lain, misalnya Thailand yang hanya empat juta kalau dari Wuhan. Pak Rusdi katanya akan menggebrak dengan harga spesialnya sampai enam juta dari yang sekarang 10 juta,” beber Politisi PDI-P itu.

Meski sudah on the track, Kandouw mengakui, masih banyak yang perlu dilakukan pembenahan. Seperti pengadaan infrastruktur serta fasilitas penunjang yang belum maksimal bagi para wisman. Olehnya, secara bertahap semua bakal diperbaiki. “Harapan kita bakal melampaui target bahkan kalau perlu bisa 30 ribu turis Tiongkok sebulan. Harus ada lebih banyak penerbangan baru,” harapnya. (manadopostonline.com)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here