Remaja Jambret HP Dikeroyok : “Aduh Pak Sakit, Ampun…,”

91
SHARE

BHARATANEWS.ID | KRIMINAL  Mencoba kabur usai menjambret HP milik seorang wanita di Jalan Raya Cimpaeun,Tapos, Selasa (25/10) dini hari, pelajar bersama temannya ditangkap warga. Massa yang geram langsung melayangkan bogem mentah hingga keduanya babak belur.

“Aduh Pak sakit, ampun…,”ucap terduga Ali Maulana Yusuf,18, bersama seorang temannya Mansyurdin 19, sambil menahan rasa sakit babak belur di sekujur tubuh saat diamankan petugas Polsek Cimanggis dari kerumunan massa.

Berdasarkan pengakuan Ali, dirinya yang membawa motor dan temannya bertugas menjambret berhasil mengambil HP Lenovo milik pengendara motor wanita. Ketika korban sedang asyik memainkan hp diatas motor, pelaku Udin langsung menyambar hp korban dan langsung kabur.

“Korban ikut mengejar sambil berteriak maling. Ada lampu merah, motor kita langsung dijatuhkan warga dan dengan beringas massa mengajar hingga babak belur,”ujar Ali.

Anak dari pensiunan PNS DLLAJ Jakarta ini mengaku, uang jajan yang diterimanya sebesar Rp.25.000 sehari dirasa kurang.

“Bapak sudah pensiun keluarga lagi kesulitan keuangan, ditambah saya masih mengikuti sekolah SMA Paket C di Depok. Untuk jajan dikasih dari rumah Rp.25.000 namun tidak cukup. Sehingga nekad menjambret rencana uangnya nanti digunakan untuk jajan dan main games di sekolah sama teman-teman,”ungkap pelaku berasal dari keluarga broken home ini.

Kapolresta Depok Kombes Harry Kurniawan mengatakan Ali Maulana Yusuf,18, dan Udin Mansyur,19, merupakan salah satu perilaku kenakalan remaja hingga nekat melakukan perbuatan kriminal.

Mantan Kapolres Subang dan Kuningan ini mengaku, pihaknya tetap akan mengembangkan aksi jambret yang dilakukan para pelaku.

“Pengakuannya baru sekali pelaku menjambret, namun nanti akan dikembangkan oleh penyidiknya lantaran di lokasi banyak kejadian perampasan yaitu di kawasan Leuwinanggung dan Tapos,”ungkapnya.

Kapolsek Cimanggis Kompol Agung menambahkan pelaku diamankan usai menjambret HP korban Bunga Azalea Namira,26. Pada saat kejadian korban sedang memegang HP dibonceng oleh Erma Nurmuafatuz Zahra,24, menuju arah Tapos.

“Korban teriak lalu massa mengejar, pelaku berhasil ditangkap lantaran terkena lampu merah dan menjadi bulan-bulan massa hingga babak belur,”ungkapnya.

Perwira mantan SDM Polda Metro Jaya ini mengungkapkan barang bukti yang berhasil disita petugas yaitu motor honda beat putih hijau B 6131 TSU dan satu unit HP milik korban.

“Kedua pelaku dikenakan pasal 368 KUHP tentang perampasan dengan ancaman 7 tahun penjara,”tegasnya. (Angga)(poskotanews.com)