E-sports di Kota Bekasi Miliki Potensi Besar

61
BERBAGI
 BHARATANEWS.ID | Game – OLAHRAGA elektronik atau beken dengan nama e-sports dinilai sebagian besar orang sudah menjadi lahan yang menjanjikan dalam segi finansial, khususnya bisnis. Namun bagi pemain (player, Red) e-sports tidak sekadar bermain gim, namun kompetisi untuk munjukkan prestasi individual di kancah regional, nasional maupun internasional.

Wabah e-sport di Amerika dan Eropa telah tumbuh sejak dekade pertama abad 21, sedangkan di Indonesia khususnya, mulai terlihat pada 2009 dan 2010 hingga kini telah berkembang pesat, termasuk di Bekasi. Namun, sampai detik ini belum ada wadah atlet e-sport di Kota Bekasi.

Hal itu yang kini tengah diusahakan Ogie Suhargiman  bersama rekannya, untuk membentuk Asosiasi E-sport Indonesia (IeSpa) Cabang Kota Bekasi. Menurut Ogie dan rekan-rekannya, Kota Bekasi sudah layak memiliki wadah e-sport sendiri, seperti kota lain yang telah lebih dulu, seperti Riau, Bandung, dan Jakarta.

“Setekah diresmikan Menpora, e-sport diwacanakan ada di SEA Games. Kita pengen mewadahi e-sports di Bekasi biar pada gak kaget, jadi nanti ketika di-SEA Games-kan, di-PON-kan atau di-Porda-kan udah pada siap-siap,” tukas pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Program dan Organisasi di Asosiasi Pengusaha Warnet Bekasi (APWB), Selasa (25/10/2016).

Lanjutnya, atlet e-sports dari Bekasi juga sudah ada yang mengukir prestasi di luar negeri. Seperti salah seorang atlet yang berangkat mengikuti turnamen di Thailand dan masuk 2 besar Asia dalam gim Defense of the Ancients (DotA) 2.

“Atlet Bekasi punya potensi untuk berprestasi baik di nasional ataupun internasional. Selama ini mereka lari ke Jakarta karena di sini belum ada wadahnya,” jelasnya.

Nantinya IeSPA akan menjadi wadah para atlet e-sport yang teregistrasi, dan lewat IeSPA para anggota akan mendapatkan informasi berbagai kompetisi. Selain itu hadirnya IeSPA nanti juga akan semakin menumpuhkan industri pusat gim (game center) di Kota Bekasi, karena menurut Ogie, para atlet e-sport lahir dari komunitas warnet atau  pusat gim.

“Harapan kita dalam waktu dekat rencana mendirikan IeSPA Bekasi terealisasi dan para altet e-sport Kota Bekasi ada yang mewadahi. Sehingga industri e-sport di sini (Bekasi) semakin maju,” demikian Ogie.

Gim yang kerap diperlombakan pada turnamen e-sports meliputi DotA 2, FIFA Online 3, Counter Strike GO, League of Legends (LoL) maupun game genre lainnya. (gobekasi.pojoksatu.id)