Salut, Buku Kuliner Gorontalo Mendunia

58
0
SHARE
BHARATANEWS.ID | KULINER –┬áBuku “Trailing the Taste of Gorontalo”, kumpulan tulisan dan potret wisata kuliner serta budaya Gorontalo, dipamerkan Gourmet Gallery Hall, selama “Frankfurt Book Fair” di Jerman berlangsung.
Bulan Mei lalu buku ini meraih penghargaan Best in the World-Gourmand World Cook Book Award 2015 untuk kategori Asian Cuisine from Asian Books.
Omar Niode Foundation, sebuah lembaga nirlaba dari Indonesia yang menerbitkan buku tersebut, memperoleh undangan khusus untuk tampil di Gourmet Authors Center.
“Kami berterima kasih kepada Edouard Cointreau pendiri dan Presiden Gourmand Award yang mengundang dan mendorong Omar Niode Foundation untuk tampil. Karena menurutnya para profesional di bidang wisata kuliner dan perbukuan internasional akan berkumpul di Frankfurt, dan Gorontalo sebagai “unknown destination” perlu hadir,” kata Ketua Omar Niode Foundation, Amanda Katili, Minggu (23/10/2016).
Selain pameran, pihaknya juga turut memberikan presentasi tentang wisata kuliner dan budaya Gorontalo.
Ia menjelaskan Omar Niode Foundation yang aktif dalam berbagai kegiatan di bidang pertanian, pangan dan seni kuliner dapat hadir di Frankfurt Book Fair 2016 berkat dukungan Rachmat Gobel, pengusaha nasional Indonesia asal Gorontalo, serta APRIL Group yakni salah satu penghasil produk pulp dan kertas terkemuka di dunia.
Menurutnya Gourmet Gallery menempati area seluas 1000 meter persegi dengan 80 exhibitor dari 20 negara yang membawa 1.000 judul buku.
Berbagai acara yang diselenggarakan termasuk demo masak, mencicipi, pembacaan buku, pertemuan bisnis, bincang kuliner, dan presentasi para pakar kuliner.
Ia menambahkan, salah satu tempat yang didatangi paling banyak pengunjung pada Frankfurt Book Fair 2016 adalah Gourmet Gallery, tempat pertemuan dan pameran hasil karya cetak maupun elektronik dari para penerbit, penulis, chef, produsen, jurnalis, lembaga pariwisata, fotografer dan penata kuliner dari seluruh dunia.
“Gourmet Gallery tahun ini meluncurkan Gourmet Authors Center, sebuah area untuk berkomunikasi dengan para penulis kuliner internasional. Panitia berpendapat, para penulislah yang paling memahami dan paling tepat untuk memasarkan hasil karya mereka,” ujarnya.
Menurut pendiri dan Presiden Gourmand International Edouard Cointreau, kata dia, ada beberapa hal yang menjadi trend buku kuliner. Jurnalis dan pewisata mencari “unknown destination” atau tujuan wisata kuliner yang belum populer.
Selain itu buku-buku yang memuat riset mendalam tentang suatu daerah juga disukai, disamping kemasan unik, seperti buku dalam kaleng dekoratif, atau buku berukuran raksasa.(harianterbit.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here