Netralitas TNI Harus Dijaga

95
0

BHARATANEWS.ID | HANKAM – Prajurit TNI tetap bersikap netral pada pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang diselenggarakan secara serentak pada tahun 2017 ini. Apabila ada prajurit TNI yang tidak netral akan diambil tindakan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.

Hal itu dikatakan Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Tatang Sulaiman, saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Markas Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 16/DA, Indrapuri, Aceh Besar, Sabtu (22/10/16).

 Di hadapan ratusan prajurit Yonzipur, Pangdam mengatakan, netralitas TNI itu sangat diperlukan, karena TNI merupakan benteng terakhir bangsa Indonesia.

“Jika TNI berpihak, maka masyarakat akan menjadi bingung dan tidak tahu akan berlindung kemana,” kata bintang dua ini.

Pada kesempatan tersebut Pangdam menekankan kepada unsur Komandan, yakni dari Komandan Regu, Komandan Peleton sampai ke Komandan Batalyon agar benar-benar memperhatikan para anggotanya tentang pentingnya peran dan Netralitas TNI.

“Walau anggotamu seorang Prada, namun sangat menentukan, maka perlu diperhitungkan, karena TNI yang solid adalah kebersamaan yang utama,” jelasnya.

Sudah jelas, sambung Pangdam, prajurit harus membentengi diri dengan profesionalisme, solid dan tangguh untuk menciptakan Netralitas TNI.

” Saya ingatkan, ikatan emosional apapun juga harus di tanggalkan manakala negara memintamu untuk mengabdi, itu kata kuncinya,” tegas Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Tatang Sulaiman, saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Markas Batalyon Zeni Tempur.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here