Ada Pemutihan Denda Pajak Kendaraan, Warga Kota Bogor Penuhi Kantor Samsat

562
0

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Masyarakat Kota Bogor menyambut baik kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait pemberian pembebasan pokok dan sanksi administratif berupa denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) serta sanksi administratif berupa denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Kebijakan Pemprov tersebut diketahui baru diberlakukan mulai hari ini, Senin (17/10/2016).

Pantauan TribunnewsBogor.com, Senin (17/10/2016) pukul 13.37 WIB, tampak sejumlah warga mengantre di Kantor Samsat untuk mengurus pajak tahunan dan baliknamakan kendaraan bermotor.

Benny (37) seorang warga kelurahan Kedung Halang, Bogor Utara, Kota Bogor gerak cepat untuk mengurus pembebasan pokok dan sanksi BBNKB dengan datang ke Kantor Samsat di Jalan Juanda sejak pagi hari.

“Selagi ada waktu luang saya urus secepatnya, takut nya nanti ga ada waktu lagi,” ujar Benny.

Benny menuturkan, bahwa dirinya hanya mengeluarkan biaya untuk membayar pajak kendaran bermotor ketika ingin mengganti nama orang lain yang tertera di BPKB dan STNK kendaraannya dengan nama sendiri.

“Kalau ngurus BBNKB sih ga bayar, saya hanya bayar pajaknya aja, lumayan kan jadi gak terlalu ngeluarin banyak biaya,” tutur Benny.

Saat ditanya mengenai tunggakan pajak, Benny mengaku selalu tepat waktu dalam membayar pajak kendaraan motor miliknya.

“Kebetulan saya ga ada tunggakan pajak, alhamdulliah saya bayar pajak tepat waktu terus,” katanya.

Sementara itu, Indra Hadi (24) yang juga tengah mengurus BBNKB mengatakan, dirinya diuntungkan dengan ada nya kebijakan baru tersebut.

“Walaupun gak ada tunggakan pajak juga seenggaknya saya bisa ngurus balik nama kendaraan ini gratis, ya sedikit diringankan beban biayanya,” pungkas Hadi.(TRIBUNNEWSBOGOR.COM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here