PT. Sayaga Wisata Gandeng PT. Exotica Sebagai Investor Untuk Pengelolaan Aset Wisata Gunung Kapur Ciseeng

122
0

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Pengelolaan aset wisata Gunung Kapur yang kini dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Sayaga, sedang dalam tahap perenovasian lahan wisata. PT. Sayaga Wisata menggandeng PT. Exotica sebagai investor untuk membangun dan merenovasi tempat wisata tersebut. Dengan kontrak peminjaman dana sebesar Rp. 3 milyar kepada PT. Exotica, PT. Sayaga memperkirakan sanggup melunasi pinjaman dana tersebut selama 3 tahun.

Bambang Sumantri selaku Supervisor PT. Sayaga mengatakan PT. Sayaga menggandeng PT. Exotica untuk pembangunan Aset Wisata Gunung Kapur karena dana yang dimiliki oleh PT. Sayaga terfokus ke pembangunan Hotel.

“Ya kita menggandeng PT. Exotica karena kita BUMD kekurangan dana. Akhirnya kita menggandeng PT. Exotica untuk kerjasama pengadaan aset, sebesar 3 milyar dan akan dikembalikan selama 3 tahun”, ujarnya kepada bharatanews.

Sebelumnya memang ada beberapa PT swasta yang mengajukan diri untuk menjadi investor di Gunung Kapur, yakni PT pengelola Taman Bunga Mekarsari, PT pengelola Taman Mini Indonesia Indah dan PT Eksotika pengelola Taman Topi Bogor.

Namun dari sekian banyak PT swasta yang menawarkan untuk menjadi investor, PT Eksotika lah yang dipilih oleh PT. Sayaga menjadi investor di Wisata Gunung Kapur.

berita terkait :

Hal tersebut sempat menuai pertanyaan kepada beberapa warga, pegawai honorer Wisata Gunung Kapur, dan beberapa awak media lainnya terkait penunjukan PT. Eksotika yang dipilih sebagai investor.

Padahal PT yang mengelola Taman Bunga dan Taman Mini lebih besar daripada PT. Exotica yang mengelola Taman Topi Kota Bogor yang hanya memiliki luas 1, 8 hektar (dilansir dari inilah.com)

Menanggapi hal tersebut, Bambang Sumantri menjelaskan bahwa dari beberapa PT yang menawarkan diri sebagai investor di Gunung Kapur hampir semuanya menginginkan lahan di Gunung Kapur tersebut.

“Setelah semuanya kami kaji, ya PT. Eksotika lah yang kami tunjuk untuk menjadi investor disini. Karena semua investor yang mau masuk, semua ingin punya lahan juga disini”, ujarnya.

Bambang juga menambahkan kehadiran PT. Exotica hanya sebagai investor, dan uang yang dipinjam akan dikembalikan dengan target waktu selama 3 tahun. Untuk pengelolaan serta manajemen didalamnya tetap PT. Sayaga yang menangani.

“Exotica hanya sebagai investor aset, untuk pengelolaan dan manajemen dilapangan tetap oleh sayaga”, pungkasnya.

Tetapi Menurut informasi yang didapat, pembangunan dan perenovasian Wisata Gunung Kapur yang seharusnya dikerjakan oleh PT. Sayaga Wisata, malah dikerjakan oleh PT. Exotica. Beberapa pekerja kasar didalam Wisata Gunung Kapur, mengaku bahwa dirinya dipekerjakan oleh PT. Exotica. Yang mana seharusnya PT. Sayaga yang harus melakukan pembangunan dan perenovasian Gunung Kapur, bukan PT. Exotica. (her/ry/dft/jat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here