Ada Tombol Panik di Semua Pos Ronda Sukabumi

41
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | SUKABUMI – Ratusan Pos ronda dan satuan pengamanan (Satpam) permukiman warga di Kota Sukabumi kini dilengkapi program aplikasi panic button. Aplikasi yang menghubungi mapolsek-mapolsek terdekat diharapkan dapat meminimalisasi tindak kejahatan.

Warga yang tengah ronda dan petugas satpam perumahan hanya menekan tombol petugas kepolisian terdekat hanya dalam beberapa detik langsung berhamburan mendatangi lokasi memberikan bantuan.

Hal itu diungkapkan Kapolres Sukabumi Kota, Rustam Mansur, Jumat 30 September 2016 di sela-sela peluncuran aplikasi panic button di Mako Polres Sukabumi Kota. “Ide munculnya aplikasi panic button didasari tantangan ke depan yang memerlukan penanganan keamanan lebih cepat sehingga berbagai kasus yang terjadi harus cepat penanganannya,” katanya. Program yang dirancang pihak kepolisian pun, kata Rustam Mansur, dapat dimiliki seluruh warga bertujuan bisa lebih mempercepat penanganan ketika terjadi aksi kriminalitas merupakan langkah cepat penanganan kriminalitas.

“Masyarakat tidak perlu panik ketika mendapati ancaman keamanan, tinggal memanfaatkan program yang dirancang sederhana berupa tombol dapat segera meminta bantuan kepolisian,” katanya. Rustam menegaskan selain persenel kepolisian di sekitar lokasi terdapat permintaan bantuan, petugas yang tengah patroli pun akan segera mendatangi lokasi. Seluruh kendaraan roda empat dan dua yang tengah melakukan patroli tanpa diperintahkan akan segera mendatangi warga.

“Kami hanya membutuhkan beberapa detik petugas kepolisian yang siaga di markas bergegas menuju ke lokasi kejadian termasuk petugas yang sedang mobile di jalan. Hitugan dari proses penekanan tombol hingga ada penanganan ke lokasi tak kurang lebih dari 10 detik,” katanya.

Selain itu, kata Rustam Mansur, aplikasi sudah bisa digunakan hingga di tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW). Sifatnya stationary, sehingga jika terjadi aksi kriminalitas di masyarakat, tombol itu bisa langsung ditekan. “Melalui handphone android, warga bisa terkoneksi dengan server,” katanya

Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi memberikan apresiasi diluncurkannya program aplikasi panic button tersebut. Apalagi tindakan kepolisian yang sifatnya antisipatif dan preventif diharapkan bisa menjadi upaya mempercepatan penanganan jika terjadi aksi kriminalitas. “Ini kan sifatnya antisipatif dan preventif. Jadi harapan kita, tindakan kriminal yang mungkin akan terjadi bisa cepat direspons,” katanya.

Achmad Fahmi mengatakan tidak menutup kemungkinan ke depan di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Sukabumi dipasang aplikasi tersebut. Apalagi keberadaan disekitar perkantran merupakan objek vital dipandang perlu memperleh penanganan serupa. Sehingga ke depan bisa lebih menjaga tingkat keamanan dan kenyamanan lingkungan.(pikiranrakyat.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here