Polres Bogor Tangkap Pelaku Penculikan

66
BERBAGI

BHARATANEWS.ID | Bogor – Kepolisian Sektor Citeureup Polres Bogor mengamankan FA (16), AP (24), AA (18), dan HS (25) Minggu (2/10) kemarin. Keempat remaja tanggung tersebut diamankan setelah diduga membawa lari seorang anak di bawah umur EN (16).

Penangkapan para pelaku dilakukan setelah orang tua EN melapor ke polisi telah kehilangan anaknya selama lima hari tidak kembali ke rumah di Kampung Tonggoh, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. “Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan menemukan korban dan pelaku di Karawang, Jawa Barat,” tutur Kasubag Humas Polres Bogor, Ajun Komisaris Ita Puspita Lena, Selasa (4/10).

Selama lima hari menghilang, lanjut Ita, para pelaku membawa korban ke Semarang, Jawa Tengah. Polisi menduga pelarian tersebut direncanakan FA yang merupakan kekasih EN. Pada Selasa (27/9) sore, FA membuat janji bertemu dengan EN.

Setelah keduanya bertemu, FA membujuk EN untuk pergi ke Semarang ditemani AP, AA, dan HS. Menggunakan mobil Toyota Avanza F 1407 HM, AP, AA, dan HS pergi membawa EN ke Semarang, sementara FA tinggal di Bogor.

“Tujuan pelaku membawa korban ke Semarang untuk menggugurkan janin berumur tiga bulan yang dikandung EN. Selama berhari-hari mereka mencari paranormal tetapi tidak ketemu,” terang Ita.

Awalnya polisi menangkap FA di kediamannya di Kampung Tonggoh, Kecamatan Citeureup. Berdasarkan keterangannya, korban dan tiga pelaku lainnya AP, AA, dan HS dapat diamankan di sebuah minimarket di Jalan Raya Simpang Jomin, Karawang sekitar pukul 19.30 WIB, Minggu (2/10).

Hingga kini, keempat pelaku masih diperiksa di Mapolsek Citeureup, sedangkan korban EN sudah dikembalikan kepada orang tuanya. Jika terbukti, FA, AP, AA, dan HS dikenakan Pasal 332 KUHP tentang penculikan dan Pasal 81 No 35/2015 UU Perlindungan Anak tentang persetubuhan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.(BeritaSatu)