Penarikan Retribusi Stadin Pakansari Cukup Pakai Perbup

45
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Bupati Nurhayanti, didesak segera mengeluarkan peraturan bupati (Perbup), yang mengatur soal mekanisme penyewaan Stadion Pakansari, berikut tarif retribusi yang akan ditarik dari penyewa.

“Karena ini kepentingan mendesak, untuk menarik uang sewa penggunaan Stadion Pakansari, tak perlu menunggu terbitnya peraturan daerah (Perda), sebab waktunya lama, makanya sebagai solusinya cukup dengan menggunakan perbup,” kata Ketua DPRD Ade Ruhandi, Jum’at (26/08).

Apalagi, kata Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor ini, Stadion Pakansari, yang berkapasitas 31 ribu tempat duduk, sekarang ini sudah digunakan untuk menghelat pertandingan sepak bola berskala nasional.

“Banyaknya klub sepak bola yang ingin menggelar pertandingan sepak bola di Stadion Pakansari menjadi peluang bagi Pemerintah Kabupaten Bogor, untuk meningkat pundi-pundi PAD untuk kas daerah,” ujarnya.

Ade meminta, kedepan pengelolaan Stadion Pakansari, yang menjadi kebanggan warga Kabupaten Bogor, tidak lagi dikelola Pemerintah Kabupaten Bogor, dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga, tapi diserahkan kepada swasta.

“Ada keuntungan, jika stadion itu dikelola swasta, pertama APBD tak perlu menggelontorkan anggaran untuk perawatan, kedua kas daerah juga akan bertambah, karena ada setoran dari pengelola,” katanya.

Sementara itu, Bupati Nurhayanti membenarkan, uang sewa penggunaan Stadion Pakansari oleh klub sepak bola peserta  Torabika Soccer Championship (TSC) belum bisa ditarik.

“Ya walaupun uang sewa belum ditarik, namun uangnya tidak akan hilang. Uang akan masuk ke kas daerah ketika Perda yang mengatur soal retribusi penggunaan stadion dikeluarkan,” katanya, ketika dikonfirmasi wartawan.

Menurut Bupati Nurhayanti, dalam waktu dekat ini, Pemerintah Kabupaten Bogor akan segera menyerahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) ke DPRD untuk dibahas dan disahkan. “Perda itu kan dasar hukum bagi Pemerintah Kabupaten Bogor menentukan harga sewa penggunaan stadion, makanya pembuatannya akan dipercepat,” ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun Jurnal Bogor, pertandingan antara Persib dengan Barito itu membuat pundi-pundi kas daerah bertambah, karena panitia pelaksana pertandingan telah menyetor uang sekitar Rp 100 jutaan, sebagai pajak hiburan. (bogoronline.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here