Diwarnai Rusuh Suporter, Timnas Indonesia U-19 Imbangi PSIM Yogyakarta

196
0
SHARE
Diwarnai Rusuh Suporter, Timnas Indonesia U-19 Imbangi PSIM Yogyakarta
Diwarnai Rusuh Suporter, Timnas Indonesia U-19 Imbangi PSIM Yogyakarta

BHARATANEWS.ID | SPORT – Timnas Indonesia U-19 hanya bermain imbang 2-2 melawan PSIM Yogyakarta dalam laga uji coba di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (26/8) petang.

Babak pertama berjalan dengan tempo tinggi. Kedua tim bermain terbuka dan saling jual beli serangan. Namun lepas sepuluh menit laga, PSIM yang didukung oleh belasan ribu suporternya tampil lebih mendominasi.

Pertahanan timnas U-19 pun dibombardir utamanya dari sisi kanan pertahanan yang dikawal oleh Muhammad Alwi. Garuda Muda yang dipaksa bertahan lantas bermain tegang dan sulit mengatur tempo laga.

Hal yang ditakutkan pun hadir di menit ke-20. Satu pelanggaran di kotak terlarang dilakukan penggawa timnas U-19 yang hadirkan penalti buat PSIM. Namun Awan Setho yang dipercaya sebagai kiper utama, dengan gemilang sukses menggagalkan penalti.

Urung memaksimalkan peluang emas, mental PSIM tak lantas terpuruk. Mereka tetap mempertahankan tempo dan bermain menyerang. Hasil konkret kemudian dipetik pada menit ke-26. Melalui serangan dari sisi kanan pertahanan timnas, assist Muhammad Rifki disontek Juni Riyadi dengan sempurna. Timnas U-19 tertinggal 1-0.

Sesaat sebelum turun minum, PSIM menambah keunggulannya menjadi 2-0. Lagi-lagi Juni Riyadi jadi protagonis, dengan mencetak gol kedua. Kali ini tendangan volinya dengan manis meluncur menembus gawang Awan Setho. Babak pertama pun ditutup Laskar Mataram dengan keunggulan 2-0.

Di paruh kedua, rotasi pemain dilakukan pelatih timnas U-19, Eduard Tjong. Nama-nama seperti Pandi Lestaluhu, Edo Febriansah, dan Ibrahim Sajaya dimasukkan.

Kali ini Garuda Muda sanggup tampil lebih tenang untuk menjaga tempo permainan tetap di pihak mereka. Kans pertama kemudian datang di menit ke-53. Tembakan Edo Febriansah dari sisi kanan pertahanan PSIM meluncur tajam, yang sayangnya masih mampu ditangkis Tito Rama.

Hasilkan sepak pojok, situasi tersebut lantas mampu dimaksimalkan timnas U-19 untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Tandukan Muhammad Rafli memanfaatkan umpan matang sang eksekutor, Alwi Slamat, sukses menaklukkan Tito Rama.

Peluang perdana PSIM di babak kedua hadir di menit ke-80. Antisipasi ceroboh Awan Setho terhadap tembakan lemah Juni Riyadi, nyaris saja berbuah gol ketiga untuk klub kebanggaan Yogyakarta. Sayang bola hanya hasilkan sepak pojok.

Lima menit jelang pertandingan usai, timnas U-19 berhasil menyetarakan kedudukan menjadi 2-2. Sodoran terukur Nevy Alexander, disambut Alwi dengan sontekan keras yang tak kuasa dibendung Tito Rama.

Sayang, di menit-menit akhir pertandingan laga ini dinodai oleh insiden tawuran suporter sesama pendukung PSIM. Penonton yang berada di tribun pun berhamburan ke lapangan, sehingga membuat pertandingan dihentikan sementara oleh wasit.

Beruntung, kondisi di lapangan bisa diantisipasi dengan baik sehingga pertandingan bisa dilanjutkan kembali. Namun hingga pertandingan usai, skor tetap 2-2 untuk kedua tim.

(www.goal.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here