BI, Baru 19,8% UMKM Punya Akses ke Sistem Keuangan

78
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BISNIS – Bank Indonesia (BI) mencatat akses Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap industri keuangan masih relatif rendah. Meski demikian, BI tetap menginginkan setiap bank menyalurkan sebanyak 10 persen dari total penyaluran kreditnya untuk sektor UMKM.

“UMKM yang punya akses ke sistem keuangan baru 19,8 persen. Tapi akses itu berbentuk kredit UMKM. Kalau yang ke sistem keuangan 34 persen,” kata Gubernur BI Agus Martowardojo, di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat (26/8/2016).

Berdasarkan data BI terdapat sebanyak 100 bank dari total 118 bank yang telah menyalurkan 10 persen kreditnya ke sektor UMKM. Sedangkan hingga 2018, diharapkan adanya peningkatan hingga 20 persen kredit yang disalurkan perbankan bagi UMKM.

Tercatat hingga kuartal II-2016, pangsa kredit UMKM hanya 19,7 persen dari pangsa kredit UMKM atau setara Rp827,3 triliun. Sedangkan pertumbuhan kredit UMKM pada kuartal II-2016 baru mencapai sebesar 8,3 persen (yoy).

BI telah melakukan penelitian dan pengembangan tentang UMKM untuk meningkatkan kapabilitas UMKM dalam mengakses kredit atau pembiayaan, pengembangan komoditas dalam bentuk klaster untuk pengendalian inflasi, termasuk pengembangan potensi lokal serta melestarikan citra budaya daerah.

Selain itu, pengembangan UMKM sebagai ekonomi kreatif bisa mendorong peningkatan ekspor Indonesia. Bahkan, pengembangan ekonomi kreatif tanpa perlu menggenjot infrastruktur yang membutuhkan biaya tinggi.

“Paling enggak dari sisi ekspor, ekonomi kreatif bisa kontribusi tujuh persen. Semoga bisa naik karena ini win-win karena enggak perlu menunggu infrastruktur, tinggal dikembangkan,” pungkasnya.

(metrotvnews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here