Tiongkok Curiga Video Bocah Suriah Omran ‘Palsu’

60
0
SHARE
Tiongkok Curiga Video Bocah Suriah Omran 'Palsu'
Tiongkok Curiga Video Bocah Suriah Omran 'Palsu'

BHARATANEWS.ID | INTERNASIONAL – Saluran televisi nasional Tiongkok, CCTV, mempertanyakan video bocah asal Suriah bernama Omran Daqneesh yang viral di dunia maya dengan menyebutnya sebagai bagian dari propaganda “barat.”

Video viral tersebut memperlihatkan Omar yang ditarik dari reruntuhan rumah dan dibawa ke ambulans. Video diambil setelah terjadinya serangan udara di Aleppo, Suriah, pada 17 Agustus. Saat duduk di ambulans, seluruh tubuh Omran ditutupi debu tebal, dan darah menutupi separuh wajahnya.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyebut Omran sebagai “wajah sesungguhnya” dari perang di Suriah.

CCTV menyiarkan tayangan video Omran dengan tulisan “diduga palsu.” Seorang reporter CCTV mengatakan: “Sejumlah kritikus menduga video ini adalah bagian dari perang propaganda, bertujuan menciptakan alasan ‘kemanusiaan’ agar negara-negara Barat dapat terlibat di Suriah.”

“Para relawan (di video) tidak melakukan upaya penolongan dengan cepat. Mereka justru terlihat buru-buru menyiapkan kamera,” sambung reporter itu, merujuk pada fotografer yang mengambil gambar Omran saat bocah berusia lima tahun itu menunggu perawatan medis.

Setelah dirawat, Omran diperbolehkan keluar dari rumah sakit. Namun sayang, kakaknya, Ali Daqneesh, meninggal dunia akibat luka parah usai tertimpa reruntuhan rumah.

Rusia membantah terlibat dalam serangan udara yang melukai Omran. Pihak Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, pihaknya tidak pernah menargetkan wilayah pada penduduk. Mereka justru menuduh serangan dilakukan oleh pihak pemberontak anti-Presiden Bashar al-Assad.

“Kami berulangkali menekankan bahwa jet tempur yang beroperasi di Suriah tidak pernah menargetkan wilayah populasi padat,” pernyataan Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov.

Menurut pihak Rusia, ledakan yang merusak rumah dari Omran Dagneesh merupakan imbas dari ranjau bukan dari serangan udara.

Tiongkok adalah pendukung rezim Presiden Bashar al-Assad, yang melancarkan operasi militer terhadap kelompok oposisi di Suriah. Sekutu Suriah lainnya adalah Rusia, Iran dan Hizbullah.

(metrotvnews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here