Puluhan Bangli yang Berdiri di Atas Lahan PT Timah Tbk Dibongkar

48
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Sebanyak 28 Bangunan Liar (Bangli) yang berdiri di atas lahan PT Timah Tbk di Kelurahan Mustikasari, dibongkar Dinas Tata Kota Bidang Wasdal, Kodim 0507, Koramil, Pol PP Kota Bekasi, Setda kota Bekasi bagian Hukum dan Investasi, Senin (22/8).

Lurah Mustikasari Deden Y S mengungkapkan, puluhan bangunan itu berada di wilayah RT 01 RW 05 dan RT 01 RW 03 dibongkar paksa petugas Satpol PP dengan menggunakan dua unit alat berat eskavator yang disiapkan di lokasi lahan bangunan liar milik PT. Timah Tbk Persero.

Sebelumnya, sambung Deden, pihak kelurahan mengaku sudah memberikan surat pemberitahuan pembongkaran sebelum lebaran lalu, surat pemberitahuan tahapan pertama, kedua dan ketiga sudah diberikan kepada warga penghuni bangunan liar di dua RT tersebut.

“Jauh-jauh hari kami sudah memberikan surat peringatan hingga kali. Namun mereka tidak menggubrisnya. Kalau sudah begini yah dibongkar paksa,” kata Deden.

Sementara itu, saat pembongkaran berlangsung, pihak kuasa hukum warga sempat mendatangi lurah Mustikasari untuk memintai pertanggungjawaban atas pembongkaran bangunan tersebut.

“Pembongkaran bangunan liar ini sepenuhnya dilakukan oleh Dinas Tata Kota khususnya bidang Wasdal silakan anda langsung ke sana untuk mengajukan gugatan hukumnya, dan pihak PT. Timah Tbk sendiri juga persiapkan tim advokasinya,” tutur Deden.

Deden melanjutkan, warga penghuni bagunan liar umumnya para pendatang dan bukan dari wilayah Kelurahan Mustikasari, sedangkan warga Kelurahan Mustikasari hanya penggarap sawah saja dan sewaktu-waktu akan dibongkar mereka sudah siap untuk keluar dari lokasi dengan rela karena ada perjanjian MoU antara warga yang menggunakan lahan PT. Timah dengan Kelurahan Mustikasari.

“Rata-rata warga yang menempati bangli pendatang semua. Tapi ada juga warga asli Mustikasari tapi mereka cuma mengarap sawah dan siap bila memang lahan tersebut nanti dipakai oleh pemiliknya,” ujar Deden.

Terkait antisipasi pasca pembongkaran bangunan liar hari ini pihak Kelurahan juga mengimbau agar warga yang terkena pembongkaran bangunannya untuk segera mengambil material bangunan serta barang-barangnya yang masih bisa digunakan.

“Pihak PT Timah tidak menyediakan relokasi, maka selama 30 hari ke depan warga yang bangunannya terkena bongkar dipersilakan mengangkut material pembongkaran,” tegasnya

Lebih lanjut Deden juga berharap kepada pihak pemilik lahan PT Timah Tbk segera membuat pagar pembatas lahan miliknya, apalagi lahan milik PT Timah Tbk ini tersebar di beberapa titik di wilayah Kelurahan Mustikasari. “Kalau pemilik lahan tidak melakukan pemagaran dipastikan akan kembali digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (pojoksatu.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here