Hasil Survei Terkini, Warga DKI Kecewa pada Ahok Gara-Gara Pilih Jalur Parpol

148
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | NASIONAL – Keputusan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memilih jalur partai politik memengaruhi keraguan publik untuk memilihnya kembali di Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.

 Managing Director Manilka Research and Consulting Herzaky Mahendra Putra mengatakan, berdasarkan hasil survei banyak warga yang tak puas dengan keputusan Ahok memilih jalur partai politik.

“Sebanyak 47,7 persen responden menyatakan Gubernur Ahok tidak konsisten yang akhirnya memilih maju melalui jalur partai politik di Pilkada DKI Jakarta 2017,” jelasnya saat memaparkan hasil survei periode Agustus 2016 di Jakarta, seperti dikutipRMOLJakarta, Minggu (21/8).

Kekecewaan responden terhadap keputusan Ahok yang memilih jalur partai politik semakin diperkuat dari hasil simulasi pemilihan paket kandidat calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI bila pilkada DKI digelar saat ini.

Berdasarkan hasil simulasi dua paket kandidat Basuki Tjahaja Purnama-Djarot S Hidayat (Ahok-Djarot) VS ‘Tri Rismaharini-Sandiaga S Uno (Risma-Sandi), maka tingkat keterpilihan kedua paket kandidat seimbang, yakni sebesar 20, 9 persen Semantara, responden yang mengatakan masih ragu sebanyak 45, 2 persen dan tidak jawab sebanyak 13 persen.

“Kendati dari tingkat kekecewaan melonjak tajam, namun dari tingkat popularitas atau keterkenalan memang mayoritas responden (98,9 persen) mengaku kenal dengan Gubernur Ahok,” demikian Herzaky.

Namun, dari sisi kesukaan, tingkat kesukaan responden terhadap Ahok mengalami penurunan, yakni dari 62,5 persen (Juni 2016) menjadi 56,1 persen’ (Agustus 2016). Tingkat keterpilihan Ahok juga mengalami penurunan dari 49,3 peIsen (Juni 2016) menjadi 43,6 persen (Agustus 2106).

Pengumpulan data survei Manilka ini dilakukan pada rentang waktu 6-11 Agustus 2016. Sample yang digunakan sebanyak 440 responden yang dipilih dengan metode multistage random sampling yang tersebar di enam wilayah DKI, yakni Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu. Margin of error plus minus 4,7 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

[pojoksatu.id]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here