Terungkap Pelaku Pembunuhan Polisi Aipda Sudarsa di Kuta Bali, Pasangan Kekasih Bule Jadi Tersangka

62
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | KRIMINAL – pembunuhan terhadap pihak polisi telah terjadi di Denpasar, Bali. Korban dalam pembunuhan tersebut adalah salah satu anggota kepolisian lalu lintas  sektor Kuta, Aipda Wayan Sudarsa, tersangka pembunuhan telah di tangkap oleh polisi pada Jumat (19/08) sore.

Pembunuhan Polisi Aipda Sudarsa dilakukan oleh dua pasang kekasih, David Taylor asar Inggris dan Sara Connor perempuan Australia, kedua pelaku memberikan keterangan bahwa keduanya menghabisi korban pada Rabu (17/08) lalu. kini keduanya telah diamankan di Mapolres Denpasar Bali. Sebelum di bawa ke Mapolres Denpasar, pelaku pembunuhan Polisi Aipda tersebut dikatakan oleh Sudarsa meminta perlindungan di Konsultan Australia di Denpasar. Melalui perantaraan lincense officer, keduanya di bawa ke Mapolres Denpasar sekitar pukul 16.30 Wita.

Kapolda Bali Inspektur Jenderal Sugeng Priyanto bersama dengan Kapolresta Denpasar, Komisaris Besar Hadi Purnomo, melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku pembunuhan Polisi Aipda Sudarsa. Sedangkan wartawan yang ada di lokasi di minta untuk menunggu hasil pemeriksaan tersebut.

Sebelumnya polisi sudah mengantongi bukti kuat terhadap kedua pelaku yang telah terlibat dalam pembunuhan pembunuhan Polisi Aipda Sudarsa. Menurut keterangan dari saksi, keduanya tersangka berlumuran darah ketika keluar dari pantai Kuta. Dari ada delapan saksi yang di periksa oleh polisi untuk dimintai keterangan.

Kombes Hadi Purnomo
Salah satunya adalah tukang ojek yang berinisial SY, dia menyebutkan kedua pelaku pembunuhan Polisi Aipda Sudarsa itu mau naik ojek, akan tetapi SY tidak menerimanya, dan mereka akhirnya berjalan menuju home stay.

“Yang berdarah-darah itu terduka tersangka laki-laki. Itulah mengapa darah berceceran dari dalam dan luar pantai,” ungkap Hadi.

Saat di introgasi oleh pihak polisi dan dicocokan terhadap keterangan saksi dan dicocokan dengan barang bukti yang di temukan di TKP dan kesaksian dari tersangka. Di ketahui sebelumnya, kedua tersangka pembunuhan Polisi Aipda Sudarsa itu dalam keadaan mabuk saat melakukan pembunuhan. dan masih belum di ketahui jelas motif dari pembunuhan tersebut.

“Ya sudah diingat-ingat, tapi keterangan dari si perempuan berputar-putar, karena di akui saat itu dalam keadaan mabuk. Sedangkan yang laki-laki belum mau ditanya dengan alasan menunggu lawyer (pendamping hukum). Kami sudah menawarkan atau menyiapkan diri. Namun, belum bisa di korek keterangannya,” ujar Hadi. (Newsth.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here