Sepuluh Tahun Wilayah di Cimahi Ini Tak Punya Tempat Pembuangan Sementara

62
0
SHARE

BHARATANEWS.ID |  BANDUNG – Di wilayah Jalan Leuwigajah, RT 3 RW 5, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi tidak mempunyai Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Akibatnya, sampah domestik menumpuk dan meluber sampai ke jalan.

Dari keterangan warga, Dadang (40),mengaku belum tahu dari kapan tempat tersebut dijadikan tempat pembuangan sementara, namun ia memperkirakan, kondisi tersebut telah berlangsung selama lebih dari sepuluh tahun

Ia mengakui, sampah tersebut dihasilkan oleh warga RW 5, yang pemukimannya bukan di badan jalan.

“Karena tempat penyimpanan sampah berada di pinggir jalan, maka banyak pengguna jalan yang membuang sampah sehingga banyak sampah yang berceceran di badan jalan,” katanya.

Ia mengaku dirinya dan warga lain terpaksa membuang sampah disana sebelum diangkut oleh mobil kebersihan punya Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Cimahi. “Karena ngga ada TPS, ya terpaksa kami buang disana,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang petugas sampah dari RW 5, Ujang (39) mengaku terus berupaya merapihkan tumpukan sampah di pinggir benteng pabrik jika sampah terlambat diangkut.

Namun, karena lahan yang terbatas, sampah terpaksa disimpan di pinggir jalan. Ditambah banyak warga dari daerah lain yang ikut membuang sampah.

Sampah dari warga RW 5 sebetulnya sudah disusun rapih, tapi sampah yang dibuang warga lain atau pengendara motor dibuang sembarangan,” terangnya.

Menurut keterangannya, setiap seminggu di hari Rabu dan Sabtu, DKP Kota Cimahi melakukan dua kali pengangkutan sampah

Terpisah, Kepala Bidang Kebrsihan DKP Kota Cimahi Djani Ahmad Nurjani mengaku Pemerintah Kota Cimahi kesulitan menyediakan lahan TPS. Tugasnya, ia katakan hanya sebagai pelayanan pengangkutan sampah.

“Memang benar di RW 5 tidak ada tempat penyimpanan sampah sementara, sehingga sampah yang dihasilkan warga ditempatkan di situ. Tapi DKP kesulitan untuk menyiapkan lahan sebagai TPS,” ujarnya saat dihubungi, kemarin.

Namun, ia pun mengatakan, di pemukiman tersebut masyarakat tidak mau ada TPS. Alasannya, bisa menimbulkan bau yang mengganggu kenyamanan.

Meski demikian, ia mengaku akan berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Cimahi untuk menertibkan TPS sementara yang mengganggu kenyamanan publik.

“Supaya tidak mengganggu, kami akan koordinasi dengan Satpol PP agar segera ditertibkan,” pungkasnya.

(pojoksatu.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here