PT SCG Sukabumi Didesak Warga

114
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | SUKABUMI – Masyarakat di sekitar pabrik PT Siam Cemen Group (SCG) atau PT Semen Jawa serta OKP kepemudaan yang tergabung dalam Forum 7, mendatangi Pendopo Sukabumi di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, Jumat (19/8/2016).

Kedatangan mereka bertujuan untuk menyampaikan tuntutan serta aspirasi melalui audiensi dengan perwakilan PT SCG atau PT Semen Jawa yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, serta Muspida Kabupaten Sukabumi.

“PT Semen Jawa wajib mengutamakan karyawan lokal yang bekerja sama dengan Forum 7. Karena, mereka masyarakat yang berdekatan dengan lokasi pabrik,” ungkap Perwakilan Forum 7, Sihabudin kepada Radar Sukabumi, Jumat (19/8/2016).

Menurut Sihab, selama ini pihak PT Semen Jawa belum sanggup untuk bekerja secara profesional serta tidak melakukan KKN dalam operasional.

Di samping itu juga, PT Semen Jawa harus memberikan info yang sebenarnya atas seluruh kegiatan yang dilakukan. Lantaran, masyarakat setempat yang akan mendapatkan dampaknya.

“Dalam pelaksanaan kerja, harus mengutamakan pengusaha lokal. Di mana, pengusaha besar dari luar harus bermitra dengan pengusaha lokal. Terutama, harus terbuka kepada publik yang berkaitan dengan pekerjaan yang akan berdampak,” terangnya.

Masih kata Sihab, angkutan transportasi yang digunakan oleh PT Semen Jawa yang beroperasi lebih dari tiga bulan harus bernopol F (Sukabumi).

Pasalnya, masih banyak mobil yang digunakan belum berpelat F. Oleh karena itu, pihaknya berharap dalam waktu dekat semua itu dapat direalisasikan.

“Kewajiban itu harus dilakukan dengan baik. Terutama, kewajiban menyalurkan CSR-nya. Karena, masih banyak sarana pendidikan madrasah, sarana umum dan MCK membutuhkan perhatian,” paparnya.

Di samping itu juga, lanjut Sihab, PT Semen Jawa harus selalu memperhatikan kesehatan masyarakat, lingkungan hidup serta membuka lapangan baru.

Lantaran, pembangunan SDM dengan memberikan beasiswa pendidikan terhadap warga sekitar harus terus dilakukan. Bahkan, untuk masyarakat Kabupaten Sukabumi secara luas.

“Perhatikan semuanya, sesuai dengan tugas perusahaan. Karena, selama ini kita menilai semuanya tidak berjalan dengan adil,” ujarnya.

Sihabudin menegaskan, selama ini PT Semen Jawa tidak bermitra dengan semua lembaga dan OKP yang ada di Kabupaten Sukabumi.

Termasuk, dengan masyarakat di semua daerah di Kabupaten Sukabumi. Padahal, keberadaan mereka harus dapat memberikan manfaat secara luas untuk masyarakat

“Pengelola parkir harus masyarakat lokal, pemanfaatan limbah harus dikelola pengusaha lokal, dan PT Semen Jawa harus bermitra dengan LSM/ormas sesuai perundangan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan dari PT Semen Jawa, Bambang mengakui bahwa kehadiran PT Semen Jawa di Sukabumi harus sinergis dengan masyarakat sekitar dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

(pojoksatu.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here