Presiden Akui Infrastruktur Indonesia Masih Tertinggal

32
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | NASIONAL – Presiden Jokowi mengakui pada usia nya yang ke-71 tahun, Republik Indonesia merupakan negara kepulauan yang luas. Namun masih mengalami ketertinggalan dalam hal infrastruktur dibanding negara-negara tetangga.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan kata sambutan pada kegiatan Groundbreaking Pengembangan Pelabuhan di Kota Sibolga, Sabtu (20/8).

“Saya sering ditanya, kenapa pemerintah kita sekarang ini fokus pada infrastruktur bangun jalan, listrik, pelabuhan, bandara? Itu karena negara kita masih tertinggal dengan negara tetangga, di negara kita ini apa-apa masih mahal, daging saja di pasar kita berapa, kalau di luar negeri bisa separuhnya, itu karena infrastrukturnya tidak siap,” kata Presiden Jokowi.

Dikatakannya, dengan adanya pengembangan Pelabuhan Sibolga ini diharapkan bisa mempermudah dan bisa menekan biaya produksi yang mahal tersebut, sehingga barang antar pulau bisa sampai dalam waktu singkat, dan mobilitas penumpang kapal bisa meningkat sehingga pertumbuhan ekonomi bisa optimal di Kota Sibolga.

“Sibolga ini sudah ratusan tahun usianya, dan jalur perdagangannya sangat baik, tapi tidak pernah dikembangkan, makanya ketika PT Pelindo berniat mau mengembangkan ini saya langsung sambut baik, kita harapkan akhir 2017 pelabuhan ini sudah bisa dipakai masyarakat, terserah mau dikerjakan siang-malam,” ucap Presiden.

Dijadwalkan, Presiden Jokowi akan terus berada di Provinsi Sumut hingga Minggu (21/8) besok untuk melihat kesiapan infrastruktur jalan, listrik di sejumlah kabupaten/kota.

Sebelumnya Presiden Jokowi sempat menginap di Kabupaten Nias untuk mengetahui permasalahan listrik, dan hari ini dijadwalkan presiden akan membuka Karnaval Danau Toba, kemudian bermalam di Parapat. (analisadaily.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here