Pakai Paspor Filipina untuk Naik Haji, 177 WNI Bayar Rp 131 Juta Per Orang

66
0
SHARE

BHARATANEWS.ID |  Internasional РSebanyak 177 warga negara Indonesia (WNI) yang kedapatan memakai paspor Filipina, didampingi sindikat pemalsu paspor. Para WNI itu dilaporkan membayar sejumlah uang untuk mendapatkan paspor Filipina itu.

Dituturkan Komisioner Biro Imigrasi Bandara NAIA, Jaime Morente, seperti dilaporkan media-media lokal Filipina, seperti philstar.com dan gmanetwork.com, Sabtu (20/8/2016), bahwa dokumen paspor Filipina yang dibawa para WNI itu asli, namun cara mendapatkannya dilakukan secara ilegal.

Diduga kuat, paspor Filipina itu disediakan oleh lima warga Filipina yang mendampingi mereka. Kelimanya sudah ditahan otoritas setempat. Mereka diyakini sebagai sindikat pemalsu paspor dan ditahan oleh Biro Investigasi Nasional (NBI) untuk diselidiki lebih lanjut.

Para WNI itu membayar sebesar US$ 6 ribu – US$ 10 ribu (Rp 78 juta – Rp 131 juta) per orang, untuk mendapatkan paspor Filipina itu. Identitas mereka belum dirilis otoritas setempat. Otoritas setempat dilaporkan akan segera mendeportasi para WNI itu, dengan bantuan Kedutaan Besar Indonesia di Manila.

Insiden ini berawal pada Jumat (19/8) dini hari saat 177 WNI itu hendak terbang ke Madinah, Arab Saudi dengan pesawat Philippine Airlines (PAL) dengan nomor penerbangan PR 8969 di Bandara Internasional Ninoy Aquino (NAIA), Manila. Mereka semua hendak menjalankan ibadah haji.

Dengan membawa paspor Filipina, para WNI itu berpura-pura sebagai warga negara Filipina. Namun identitas asli mereka terungkap saat otoritas imigrasi setempat menyadari para WNI itu tidak bisa berbicara bahasa lokal, seperti Tagalog, Maranao, Cebuano atau Maguindanao saat proses wawancara.

Saat diinterogasi lebih lanjut, para WNI itu kemudian mengakui mereka bukan warga negara Filipina. Biro Imigrasi setempat langsung melarang mereka untuk masuk ke pesawat. Hingga kini, diyakini 177 WNI itu masih berada dalam penahanan Biro Imigrasi setempat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here