Kisah 3 Eks Anggota ISIS yang Insaf dari ‘Cuci Otak’ Mati Syahid

83
0
SHARE

Bharatanews.id Washington, DC – Kelompok ISIS yang dipimpin Abu Bakr al-Baghdadi selama ini memakai banyak “jurus” untuk memburu calon anggota baru. Segala cara mereka tempuh, mulai dari menjual jargon hidup mulia atau mati syahid hingga menawarkan kehidupan bak surgawi.

Tak sedikit orang dari berbagai latar belakang yang terjerat dengan rayuan maut ISIS. Mereka rela meninggalkan keluarga, mengorbankan harta benda atau mungkin kehidupan mapan untuk terbang ke sejumlah ladang konflik, seperti Suriah dan Irak demi bergabung dengan kelompok teroris itu.

Banyak pula yang di antaranya “disulap” menjadi martir. Ya, dalam waktu yang begitu singkat mereka didoktrin perkara mati syahid sehingga tanpa sedikit pun keraguan mereka siap meledakkan diri, membunuh mengatasnamakan agama.

Namun tak sedikit pula yang pada akhirnya menyadari bahwa apa yang ditawarkan ISIS adalah fatamorgana. Hal tersebut diakui para mantan anggota kelompok teroris itu yang memutuskan hengkang setelah mereka mendapati bahwa tak ada kenikmatan “surga” yang dijanjikan.

Berikut pengakuan dari tiga mantan anggota ISIS seperti Bharatanews kutip dari berbagai sumber:

1. Khweis, mantan anggota ISIS asal Virginia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here