Jadi Pejabat Kota Bogor Harus Bugar

66
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Untuk menjadi pejabat Pemkot Bogor, Wali Kota Bima Arya telah menetapkan harus memiliki kebugaran maksimal. Bahkan rotasi mutasi kali ini telah memastikan penilaian berdasarkan kesehatan.

Pemkot pun kembali melakukan tes kebugaran tahap II bagi para pejabat eselon III dan eselon IV. Sebelumnya, tes serupa diberlakukan kepada para pejabat aparatur wilayah pada akhir Juli lalu.

Tes kebugaran digelar di GOR Pajajaran, Jumat (19/8) pagi . Ada sekitar 500 pejabat yang hadir untuk mengikuti tes kebugaran.

Wali Kota Bogor Bima Arya, Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman dan Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat secara langsung memimpin tes kebugaran yang dimulai sejak pukul 05.30 WIB tersebut.

“Setelah sebelumnya aparat kewilayahan mengikuti rangkaian tes kebugaran, sekarang dilanjutkan pejabat di OPD Pemkot Bogor. Diharapkan tes ini jangan dipaksakan. Artinya jangan memaksakan melebihi kemampuan,” kata Bima.

Bima melanjutkan, tes kebugaran bertujuan supaya para pejabat lebih siap menyongsong PP No.18 Tahun 2016. Selain itu juga sebagai langkah dalam pembinaan dan dasar dalam proses penempatan rotasi, mutasi dan sebagainya.

“Saya perintahkan para pejabat untuk mengikuti tes kebugaran agar tetap bugar, sehat, dan fit. Nantinya dijaga kesehatannya dan ditingkatkan staminanya sehingga saat bekerja bisa lebih maksimal,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Usmar Hariman menyampaikan, pelaksanaan tes kebugaran menghendaki para aparatur sipil negara memiliki kondisi lebih bugar, pada akhirnya mampu menjalankan tupoksi secara baik dan maksimal.

“Sehingga pelayanan bagi masyarakat menjadi lebih prima,” ujar Usmar.

Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengungkapkan, tes kebugaran dapat dijadikan dasar dalam proses seleksi penempatan. Untuk cek rohani bisa dilaksanakan secara pribadi atau melalui pengajian, namun secara fisik harus terukur.

“Jangan sampai salah menempatkan orang yang kurang fit di posisi yang vital. Dengan kegiatan ini akan diketahui ketahanan fisik atau tubuh para pejabat demi menunjang kepentingan kinerjanya. Giat ini juga akan dirutinkan,” tegas Ade.

Sementara itu, Kepala BKPP Kota Bogor Fenty Qondarsyah mengatakan, tes kebugaran akan rutin dilaksanakan 3 bulan sekali. Tahap awal yang digelar hari ini lebih ditujukan sebagai kegiatan refreshing.

“Di sini mereka bisa bertemu rekan dari OPD lain, mengurangi tingkat stres karena banyaknya pekerjaan yang dihadapi setiap hari. Ini juga memang untuk rujukan rotasi dan mutasi,” pungkasnya.

(inilahkoran.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here