3 Srikandi melesat dalam daftar film Indonesia terlaris

82
0
SHARE

BHARATANEWS.ID |  Film – Badan Perfilman Indonesia (BPI) melalui akun Twitter @BadanPerfilman (16/8/2016) merilis lagi data jumlah penonton film Indonesia terbanyak kurun 8-14 Agustus 2016. Film Koala Kumal yang sebelumnya jadi pemuncak selama dua periode beruntun tergeser oleh 3 Srikandi.

Selama periode penayangan sekitar sepekan di jaringan bioskop tanah air, film yang diangkat dari kisah nyata dengan sedikit bumbu fiksi untuk kepentingan drama tersebut menyedot perhatian 112.255 penonton.

Perinciannya adalah; penjualan tiket dari bioskop Cinema 21 menghasilkan 94.005 penonton, Cinemaxx Theater menyumbangkan 10.398 penonton, sisanya 7.852 penonton datang dari CGV Blitz.

Total jumlah tiket menonton yang terjual sejak film produksi Multivision itu tayang pada 4 Agustus telah mencapai 217.333 lembar. Periode sebelumnya saat Koala Kumal masih berjaya di puncak dengan 199.783 penonton, 3 Srikandi meraup 105.078 penonton dan menempati urutan kelima.

Bunga Citra Lestari (sebagai Nurfitriyana Saiman Lantang), Chelsea Islan (Lilies Handayani), dan Tara Basro (Kusuma Wardhani) yang dipercaya memerankan tokoh nyata atlet panahan Indonesia, plus sokongan Reza Rahadian sebagai pelatih Donald Pandiangan, dianggap bermain apik oleh kritikus dan movie blogger dalam laman idfilmcritics.com.

“Akting padu, eksekusi mulus, sungguh menggiring emosi,” tulis Bobby Batara dari All Film Magazine sembari memberikan nilai empat dari total lima bintang.

Rasyid Harry dalam laman movreak juga mengakui divisi akting dalam 3 Srikandi tak diragukan lagi punya kualitas juara. Para pemain kuat secara individu, sekaligus saling melengkapi saat bersama, memunculkan interaksi dinamis nan menyenangkan.

Prestasi tiga srikandi

Nama, atau persisnya julukan, 3 Srikandi masuk buku sejarah dalam bidang olahraga Indonesia seturut prestasi mereka sebagai penyumbang medali pertama untuk kontingen Indonesia dalam ajang olahraga prestisius Olimpiade yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan, 1988.

Dari 29 atlet Indonesia yang boyongan ke Seoul, nama Mardi Lestari (pelari spesialis 100 meter), Yayuk Basuki (petenis tunggal putri), Suharyadi dan Donald Wailan Walalangi (petenis ganda putra), Adrianus Taroreh (petinju kelas bulu), serta Dirja Wihardja (lifter putra) sebenarnya lebih tokcer juga diunggulkan menorehkan prestasi gemilang dibanding Nur-Lilies-Kusuma.

Saat mengikuti babak final beregu putri, ketepatan trio pemanah Indonesia melepaskan anak panah dari busur ke papan target (bullseye) mampu menghadirkan 952 poin. Jumlah tersebut sama dengan milik Deborah Ochs, Denise Parker, dan Melanie Skillman dari kontingen Amerika Serikat.

Karena perolehan nilai sama, penentuan siapa yang berhak membawa pulang medali perak (medali emas telah direbut pemanah tuan rumah Korea Selatan) harus dilakukan lewat babak tie-break.

Pada babak ini, sembilan panah terakhir yang dilepaskan tiga srikandi Indonesia mendulang 72 poin, sementara kubu rival hanya membuat 67 poin. Alhasil medali perak jadi milik Indonesia. Atmosfer pertandingan tersebut bisa disimak sekilas melalui tautan ini.

Menurut Raam Punjabi, 3 Srikandi adalah film termahal yang pernah diproduksi Multivision. Berapa nominalnya tak diungkap gamblang.

“Berapa pun jumlah penontonnya saya serahkan kepada pasar. Yang penting kami sudah melahirkan, kalau saya ilustrasikan ke dalam ke hidupan nyata, anak yang sangat membanggakan,” ujarnya disitir Tabloid Bintang.

Posisi kedua di bawah 3 Srikandi menjadi milik pendatang baru Winter in Tokyo yang dibintangi Pamela Bowie. Tayang sejak 11 Agustus, ekranisasi arahan Fajar Bustomi itu meraup 49.266 penonton. Sementara Koala Kumal memasuki pekan keenam pemutarannya melorot ke posisi empat di bawah Bangkit! (16.588 penonton).

Film lawas Tiga Dara produksi 1956 yang telah melalui proses restorasi bercokol di urutan keenam dengan 9.305 penonton. Setingkat di atas Rudy Habibie (8.223 penonton) dan lebih baik dibanding Laskar di Tapal Batas (3.699 penonton, urutan delapan) yang sama dirilis pada 11 Agustus.

Berikut daftar dan tabel film Indonesia terlaris versi BPI periode 8-14 Agustus 2016 berdasarkan jumlah tiket yang terjual di jaringan bioskop Cinema 21, CGV Blitz, dan Cinemaxx Theater.

Daftar disusun berdasarkan selisih total penjualan tiket pekan ini dengan total penjualan periode sebelumnya.

1. 3 Srikandi: 112.255 (total 217.333 – 4 Agustus)

2. Winter in Tokyo: 49.266 (tayang 11 Agustus)

3. Bangkit!: 16.588 (121.901 – 28 Juli)

4. Koala Kumal: 12.843 (1.685.601 – 5 Juli)

5. ILY From 38.000 Feet: 9.524 (1.432.471 – 5 Juli)

6. Tiga Dara: 9.305 (11 Agustus)

7. Rudy Habibie: 8.223 (1.838.161 – 30 Juni)

8. Laskar di Tapal Batas: 3.699 (11 Agustus)

9. Untuk Angeline: 924 (62.328 – 21 Juli)

10. Bintang di Langit Belitong: 107 (1.468 – 4 Agustus)

(beritagar.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here