SMAN 6 Bekasi Bantah Siswanya Tewas saat Dikejar Polisi

100
0
SHARE
Ilustrasi
Ilustrasi

BHARATANEWS.ID | Bekasi – Teka-teki seputar kasus tewasnya pelaku pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) pada Kamis (18/8), mulai terkuak.

Polisi telah menginformasikan bahwa pelaku yang bernama Mikhael (15), masih berstatus pelajar.

Dia diduga merupakan siswa SMAN 6 Kota Bekasi.

Mikhael seperti diketahui meregang nyawa lantaran menabrak pohon saat kabur dari kejaran polisi.

Hanya saja pihak sekolah membantah informasi ini.

“Itu bukan siswa dari sekolah kita, semuanya sudah saya cek ke setiap walikelas dan tidak ada,” ungkap Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SMAN 6 Kota Bekasi saat ditemui GoBekasi.co.id (Grup Jawa Pos). 

Dikatakannya, Siswa yang santer diberitakan bernama Mikael (15) memang ada di lingkungan sekolahnya. Namun demikian, bukan siswa yang bermasalah dengan kasus pembobolan ATM bersama anggota Kepolisian.

“Memang kita ada 2 orang anak Mikhael Febrian Santoso 12 A1 Mikhael Pandapotan 12 A3, itu anak pecinta alam dan kemaren mereka melakukan kegiatan Bakti Sosial, anak itu baik-baik saja,” katanya.

(JawaPos.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here