Kerjasama Dengan Penipu, Suzuki Katana GX Raib Dibawa Kabur

152
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | KRIMINAL – Maraknya kasus penipuan dan penggelapan kendaraan R4 (Roda Empat) di Kota Bogor tidak jarang terjadi. Hal demikian terjadi kepada korban berinisial SK warga Nanggewer Mekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Satu unit mobil Suzuki Katana GX tahun 2002 dengan nomor polisi F1396NL, warna putih raib dibawa kabur oleh tersangka penggelapan kendaraan R4.

Kejadian tersebut bermula dari kontrak kerjasama antar SK (Korban) bersama tersangka yang berinisal AS untuk mengkontrakan unit R4 (Roda Empat) milik korban pada bulan Januari 2016. Namun pada saat mobil yang telah dikontrakkan oleh AS kepada pelanggannya telah jatuh tempo di bulan Juni 2016, unit mobil tersebut tidak dikembalikan kepada korban dan AS pun tidak diketahui keberadaannya.

Korban mengatakan dirinya medapat informasi dari rekannya bahwa mobil tersebut berada di Rumah HU (inisial) yang berlokasi di Vila Bogor Indah, Bogor Utara, Kota Bogor, dan korbanpun langsung meminta rekannya Dikdi dan Heri mengecek rumah HU dan ternyata benar unit mobil Suzuki Katana GX tersebut ada dirumah HU.

“Saya dapat info dari teman saya katanya mobil ada di rumah HU, pas teman saya cek kesana ternyata benar mobil itu ada disana”, ujarnya kepada bharatanews.id.

Akhirnya keesokan harinya, pada hari Selasa tanggal 09 Agustus 2016, Korban meminta tolong lagi kepada Heri dan Dikdik untuk mengkonfirmasi dan menanyakan kenapa mobil tersebut ada di rumah HU.

Namun pada saat Dikdik dan Heri kembali kerumah HU pada keesokan harinya, mobil tersebut sudah tidak ada di Rumah HU.

Menurut keterangan HU kepada Dikdik dan Heri, mobil tersebut adalah titipan AS. AS memberikan surat kuasa kepada HU yang berisi untuk mempercayakan merawat unit mobil katana tersebut kepada HU dan melarang kepada siapapun untuk mengambil mobil tersebut walaupun itu adalah istri AS.

Akhirnya korban melaporkan hal tersebut kepada Polres Bogor Kota untuk menindak lanjuti kasus penggelapan mobil tersebut, dan saat ini korban masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus yang telah dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp. 55.000.000, dan tersangka terancam terkena pasal 372 KUHP tentang Penggelapan(Jat/Ry/B)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here