BPJS Kesehatan Imbau Masyarakat Tidak Gunakan Pihak Ketiga untuk Daftar Keanggotaan

102
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR  – Terkuaknya kasus kartu BPJS Kesehatan palsu di Desa Kertajaya, Cimahi, Jawa Barat, membuat pihak BPJS Kesehatan Cabang Utama Bogor mengimbau masyarakat untuk menghindari pengurusan keanggotaan melalui pihak ketiga.

Hal tersebut disampaikan oleh Mahat Kusumadi, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Bogor, Minggu (31/7). Dia mengatakan bahwa pengurusan keanggotaan BPJS Kesehatan tidak dapat diwakilkan untuk menghindari percaloan dan kartu palsu.

 Ada tiga cara mendaftar BPJS Kesehatan melalui jalur resmi yaitu lewat perbankan, situs resmi, dan mendatangi kantor BPJS. BPJS Kesehatan juga bekerja sama dengan BJB, BNI, BRI, dan Bank Mandiri untuk melayani pendaftaran anggota.

Untuk menghindari percaloan, BPJS Kesehatan Cabang Utama Bogor meminta setiap petugas keamanan untuk meneliti pendaftar yang datang. Pemasangan kamera pengawas dan pelarangan mendaftar secara kolektif juga dilakukan sebagai antisipasi.

“Bila ada yang mencurigai akan ditindak,” tegasnya, dilansir Berita Satu.

Mahat juga memberikan tips-tips cara melacak keaslian kartu BPJS Kesehatan. Yang pertama, memasukkan nomor KTP atau nomor peserta ke aplikasi BPJS Kesehatan di perangkat Android. Cara kedua, menghubungi nomor pusat panggilan di 1500400 untuk mengecek nomor kepesertaan.

“Indikasi kartu palsu tidak terdaftar di sistem, ketika kita memasukan nomor identitas, jika tidak asli, maka tidak tercatat,” katanya.

  • nusantaran.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here