Ditanya Soal Reshuffle, Jonan: Saya Mau Pergi, Nanti Balik Lagi

90
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | NASIONAL – Ignasius Jonan enggan menjawab pertanyaan soal pencopotannya dari posisi Menteri Perhubungan. Jonan hanya mengatakan akan pergi dari kantor Kementerian Perhubungan dan akan kembali lagi.

“Saya janjian mau pergi, nanti balik lagi,” kata Jonan saat ditemui di pelataran Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu, 27 Juli 2016.

Saat ditemui, ekspresi Jonan terlihat natural dan tak menunjukkan tanda-tanda kekecewaan akibat dicopot Presiden Joko Widodo. Setelah mengatakan sepatah kata kepada para pewarta yang menunggunya, ia langsung memasuki mobil Toyota Crown Royal Saloon hitam dengan nomor polisi B-1198-RFS.

Jonan tak memberi tahu ke mana dia akan pergi. Namun diduga ia akan pergi ke Istana Negara untuk menghadiri pelantikan menteri-menteri baru Kabinet Kerja. Jika benar, ia akan bertemu dengan penggantinya, yaitu Budi Karya Sumadi.

Jonan berjanji akan memberi keterangan pada sore nanti. Ia juga sempat menuturkan serah-terima jabatan dengan Budi Karya akan dilakukan pada esok hari. Namun dia tak bisa memastikan waktu tepatnya.

Hari ini Presiden Jokowi mengumumkan reshuffle atau perombakan Kabinet Kerja di Istana Negara. Sejumlah menteri keluar dari kabinet, sementara empat menteri lain bergeser posisi.

Menteri yang terpental dari Kabinet Kerja selain Jonan adalah:

1. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli
2. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said
3. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan
4. Menteri Perindustrian Saleh Husin
5. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Ja’far
6. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi
7. Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan

Nama-nama baru yang masuk kabinet di antaranya Wiranto sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Airlangga Hartarto (Menteri Perindustrian), Enggartiasto Lukito (Menteri Perdagangan), Budi Karya (Menteri Perhubungan), serta Muhajir Effendi (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan).

– tempo.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here