Stasiun Sukaresmi Akan Perpendek Jarak Bogor-Cilebut

106
0
SHARE
Pembaruan/Alex Suban BATAL MOGOK - Dua kereta rel listrik jurusan Depok-Jakarta berpapasan di kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Senin (8/8/2005). Serikat Pekerja Kereta Api membatalkan rencana mogok di Jawa-Sumatera yang direncanakan hari ini setelah dicapai 3 kesepakatan dengan pemerintah.

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Setelah lama tersendat, Pemkot Bogor dan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) berencana mempercepat pembangunan Stasiun Sukaresmi, di Jalan Arteri, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Stasiun ini nantinya dibangun tak jauh dari Jalan Sholeh Iskandar atau biasa disebut Jalanbaru Bogor. Posisi Stasiun Sukaresmi berada di antara Stasiun Besar Bogor dan Stasiun Cilebut, sehingga nantinya akan memecah kepadatan penumpang di Kota Bogor.

“Kita akan percepat pembangunannya, tahun 2017 dikebut, maka 2018 sudah beroperasi maksimal,” ujar Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman di Bogor, Senin (25/7/2016).

Rencana pembangunan Stasiun Sukaresmi sebenarnya bukan barang baru. Pada 2014 proyek ini sudah masuk dalam rencana pembangunan infrastruktur Kota Bogor. Namun karena berbagai alasan, pembangunannya tersendat.

Padahal, Stasiun Sukaresmi ini bisa menjadi solusi untuk mengurai penumpukan penumpang di Stasiun Besar Bogor. Jika stasiun Sukaresmi terbangun, efeknya secara ekonomi diprediksi akan meningkatkan nilai jual tanah di wilayah sekitar stasiun.

Usmar menjelaskan, Stasiun Sukaresmi akan memakai konsep TOD (Transit Oriented Development) atau manajemen lalu lintas. Artinya, Stasiun Sukaresmi akan terintegrasi dengan angkutan umum seperti angkot maupun bis Traspakuan, sehingga penumpang KRL bisa langsung meluncur menuju tempat tujuan.

“Stasiun Sukaresmi bisa mengakomodir penumpang kereta yang berasal dari wilayah Bogor Barat,” imbuh Usmar seperti dikutip dari Republika.

(jurnas.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here