Usai Pelajar, ASN di Depok Juga Dilarang Main Pokemon Go

107
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok usai mengambil langkah tegas terhadap game online Pokemon Go di sektor pendidikannya, kini juga telah melakukan larangan di dalam tubuh pemerintahannya sendiri yang dengan tegas menyatakan melarang para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pekerja lainnya memainkan game tersebut.

Apabila ada pegawai yang tidak mengindahkan aturan tersebut, maka sanksi tegas pun akan segera diberikan kepada para pegawai yang masih nekat bermain game tersebut pada saat jam kerja berlangsung. Hal ini sengaja dilakukannya untuk menjaga seluruh unit pelayanan masyarakat yang ada agar dapat terus berjalan dengan baik.

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengatakan akan segera mengambil langkah tegas terhadap ASN yang dengan sengaja masih bermain game di saat jam kerja agar dapat meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan dari pengaruh permainan tersebut yang pada dasarnya juga cenderung membuat pemainnya hilang kesadaran terhadap keselamatan jiwanya sendiri.

Sikap tegasnya ini bukanlah semata mata agar publik mengapresiasikan kebijakannya. Namun lebih ditenggarai oleh banyaknya contoh dan kejadian buruk yang terjadi akibat memainkan game tersebut seperti kecelakaan dalam berlalu lintas dan aksi nekat lainnya seperti terjun ke dalam jurang hanya untuk mendapatkan Pokemon.

“Pokemon Go bisa berdampak negatif bagi kinerja pegawai di seluruh unit dan instansi yang ada khususnya di unit pelayanan masyarakat. Oleh sebab itu larangan ini harus dipatuhi dan ditaati oleh setiap pegawai yang ada. Apabila masih ada pegawai yang melanggarnya, maka sanksi tegas akan menanti,” tuturnya, Jum’at (23/07/2016).

Agar dapat memaksimalkannya, Pradi mengaku telah berkoordinasi dengan pihak pihak terkait dan seluruh Dinas yang ada agar setiap kepala atau penanggung jawabnya dapat terus memonitoring perkembangan dan kinerja para pegawainya selama berada di lingkungan kerja.(Izl)

(hariandepok.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here