Pasca Pembunuhan Farah, Mediterania Residences Perketat Pengamanan

144
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | KRIMINAL – Hampir dua pekan berlalu pasca kasus pembunuhan Farah Nikmah Ridhallah di Apartemen Mediterania Marina Residences. Karyawati outsourcing Bank Bukopin, itu dibunuh teman kencannya di Tower B, Lantai 27, Unit B, Kelurahan Ancol Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Pihak manajemen apartemen dan hotel yang berada di dalam satu kawasan tersebut semakin memperketat proses pengamanan untuk mencegah kasus serupa terulang.

Public Relations Officer Hotel Aston Marina Jakarta, Richard Christie, mengaku‎ untuk masuk ke dalam kawasan apartemen dan hotel yang berada di dalam satu kawasan tersebut pihaknya semakin menekankan pemeriksaan terhadap para tamu maupun penghuni.

“Sejak ada kasus tersebut tentunya ada peningkatan pengamanan dan pengawasan, apalagi hotel kami ini berada di lokasi yang cukup strategis letaknya berada di bagian tengah dari sisi Jakarta Utara,” kata Richard, Jumat (22/7).

Ia mengungkapkan semenjak terjadinya kasus pembunuhan yang ada di media beberapa waktu terakhir ini banyak media online maupun cetak yang salah menyebutkan lokasi ‎kasus pembunuhan terhadap Farah dilakukan di Apartemen Aston Mediterania Marina Residences.

“Padahal yang benar itu lokasi pembunuhan itu terjadi di Apartemen Mediterania Marina Residences, jadi tidak ada kata Aston di dalam nama lokasi kejadian, ini secara tidak langsung merugikan nama baik kami karena dimasukkan dalam pemberitaan,” tuturnya.

Ia mengungkapkan memang ada sejumlah komplain dari berbagai pihak terutama dalam hal sisi keamanan yang dipertanyakan oleh para turis ataupun tamu dari mancanegara pasca kasus pembunuhan terhadap Farah.

“Oleh sebab itu kami mengklarifikasi bahwa kasus pembunuhan yang terjadi ‎di Apartemen tempat pelaku tinggal itu tidak ada sangkut-pautnya dengan Hotel Aston, meski memang akses masuk menuju ke hotel dan apartemen sama, tapi tentu sistem pengamanannya berbeda,” kata Richard.

Sebelumnya, seorang pengusaha sarang burung walet WNI keturunan Tionghoa diketahui bernama Calvin Soepargo (41), warga Apartemen Mediterania Marina Residences, Tower B, Lantai 27 BJ, yang terletak di Jalan Karang Bolong VII Nomor 15, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara melakukan pembunuhan terhadap korban atas nama Farah Nikmah Ridhallah (24).

Korban dibunuh oleh teman kencannya yang merupakan seorang pengusaha (wiraswasta) yang baru dikenalnya selama beberapa hari terakhir karena tersinggung atas ucapan korban yang mengejek pelaku terlalu cepat ejakulasi dini saat sedang berhubungan intim pada Sabtu (9/7) lalu.

Mendengar ucapan dari korban, pelaku kemudian langsung menghantam kepala pelaku dengan menggunakan benda tumpul terbuat dari kayu dan mencekik korban untuk memastikan korban sudah tewas, lalu memasukkan korban ke dalam container box plastik dan membuangnya ke ‎kolong exit tol Kamal Muara (Prof. Sedyatmo) pada Minggu (10/7) dan baru ditemukan oleh polisi pada Selasa (12/7) sore.

Atas tindakannya, ‎Calvin dijerat Polisi dengan Kasus 338 KUHP tentang Kejahatan dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain (pembunuhan) dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara Junto Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup.‎

-beritasatu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here