Keluarga Remaja Korban Pembunuhan di Sawah Tak Kenal Pelaku

117
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | KRIMINAL – JOMBANG – Keluarga Mufidatul Humairoh (18), korban pembunuhan yang jasadnya ditemukan di pematang sawah, di Desa/Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jumat 15 Juli 2016 mengaku tak kenal dengan pelaku. Di mata keluarga MAJ (17) merupakan sosok orang asing.

”Tidak ada yang kenal dengan pelaku. Kedua orangtuanya tidak pernah sekalipun bertemu dengannya. Sehingga saat dinyatakan dia (MAJ) sebagai pelaku, kami sekeluarga kaget. Itu sama sekali di luar prediksi kami,” ujar Suliah (49), kerabat korban kepada Okezone, Sabtu (23/7/2016).

Menurutnya, selama ini MAJ yang belakangan diketahui merupakan warga Desa Gayaman, Kabupaten Mojokerto itu tidak pernah sekalipun datang ke rumah korban. Sehingga keluarga pun mengaku heran jika pelaku pembunuhan itu mengaku merupakan teman sekolah Mufida.

”Almarhum juga tidak pernah menceritakan soal pelaku kepada orangtuanya. Jadi keluarga warga tidak kenal sama sekali dengan pelaku. Persoalannya Mufida ini anaknya pendiam dan tertutup kepada ibunya. Siapa teman-teman korban, ibunya juga tidak tahu,” ungkapnya.

Suliah sendiri meragukan pengakuan pelaku yang menyatakan jika MAJ merupakan teman korban. Namun demikian, ia berharap agar pelaku dijatuhi hukuman yang setimpal dengan perbuatannya yang menghabisi nyawa Mufida.

“Perbuatannya itu sangat sadis dan tidak beradap. Mestinya ia dikenakan pasal berlapis. Saya meminta agar pelaku dijatuhi hukuman mati, itu saja,” terangnya.

Sebelumnya, MAJ (17) asal Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto ditangkap aparat kepolisian. Oleh polisi, pelaku pembunuhan Mufidatul Humairoh (18) remaja asal Desa Sumberagung Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

Ia dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun penjara dan maksimal hukuman mati. Pihak keluarga pun mendesak agar pelaku dijatuhi hukuman mati.

(wal)-okezone.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here