Baru Kenal Dua Minggu, ABG Kota Depok Dibawa Kabur

76
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | DEPOK – Media sosial, jika tidak dipakai dengan bijak, memiliki efek negatif yang merugikan. Salah satunya menjadi modus tidak kriminal. Hal inilah yang mesti dialami AM, perempuan belia yang masih berusia 13 tahun.

Dia mesti kehilangan masa depan, usai disetubuhi paksa oleh Nurjuni (25), pria yang baru ia kenal selama dua minggu. Perkenalan dimulai dua minggu sebelum Idul Fitri lalu.

Pada Sabtu (9/7/2016) malam, saat korban diketahui menghilang, baik pelaku dan korban janjian bertemu. Pelaku menghampiri korban di sekitar kediamannya, bilangan Kampung Curug, Kelurahan Tanah Baru, Beji.

Kepada pelaku, korban minta diantarkan ke rumah ayahnya di kawasan Bekasi. Pelaku yang merupakan warga Bekasi menyanggupi. Keduanya pun pergi menggunakan kereta api ke Bekasi.

Tiba di Kota Patriot, pelaku bukannya mengantar korban ke rumah sang ayah, melainkan ke rumah kontrakan temannya, kawasan Batar Gebang, Bekasi. Alasannya, sudah terlalu larut jika harus mencari alamat ayah korban.

“Di tempat itulah, pelaku merayu-rayu korban. Ia menciumi gadis dibawah umur tersebut. Sedikit paksaan, korban pun akhirnya dicabuli,” ujar Kapolsek Beji, Kompol Ni Gusti Ayu Supiati kepadaRadar Depok di Mapolresta Depok, Jumat (22/07/2016).

Keesokan harinya, lagi-lagi pelaku urung membawa korban bertemu ayahnya. Kali ini, ia membawanya ke rumah kaka iparnya yang juga di daerah Batar Gebang, Bekasi.

“Di tempat itu, pelaku kembali menyetubuhi korban,” tambah Ayu.

Ayu mengatakan, korban bukannya tidak memberi perlawanan. Namun karena pelaku berjanji akan bertanggungjawab, korban pun terpedaya pria pengangguran itu.

Sampai akhirnya pada Selasa (12/7/2016) sekitar pukul 04:00 WIB, pelaku berhasil terlacak oleh Unit Reskrim Polsek Beji yang kemudian mengamankan pelaku.

“Pelaku dalam penyidikan anggota kami,” papar Ayu.

Sebelumnya, Ayah korban, Didi mengaku bahwa anaknya kini sekarang dalam keadaan syok.

“Ada perubahan fisik. Tubuhnya lemah, karena tidak terawat selama empat hari. Tidak ada luka dan tidak ada kekerasan di tubuh anak saya,” tuturnya.

Sementara itu, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok, AKP Elly Padiansari mengatakan, atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 332 KUHP tentang penculikan dan pasal 82 Undang-Undang RI No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Korban masih dibawah umur soalnya,” tandas Elly.

(jun)-jabar.pojoksatu.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here