Bos Sopir Truk Mengaku Diperas Oknum Polres Bogor Kota

76
0
SHARE

BHRATANEWS.ID | BOGOR – Badar, 50, bos sopir truk daging mengeluhkan dugaan pemerasan yang dilakukan oknum Polres Bogor Kota. Pemerasan itu diakui Badar terjadi setelah Dede Mahdar, 34, karyawannya menabrak pengendara motor hingga tewas di simpang Yasmin, Jalan KHR Abdullah bin Nuh dan Sholeh Iskandar, Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (27/07) lalu.

Badar mengeluhkan dugaan tindak pemerasan oleh oknum kepolisian itu melalui sejumlah media sosial. Keluhannya itu berisi meminta pimpinan Polres Bogor Kota menindak adanya dugaan intimidasi dan pemerasan oleh oknum Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Kota terhadap sopir yang menabrak sehingga harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar.

“Peristiwa itu terjadi saat korban yang berboncengan bersama istrinya mengendarai sepeda motor Honda Beat F 3118 CB melintas dari arah Parung menuju Bogor pada hari Senin tanggal 27 Juni 2016 malam. Korban berusaha menyalip kendaraan truk pengangkut daging bernomor polisi B 9693 BEU yang dikemudikan Dede Mahdar dari kiri hingga menyenggol truk dan terjatuh ke kanan hingga terlindas tewas di tempat,” tutunya Jumat (22/07)

Singkat cerita, pascakejadian dalam proses hukum terjadilah upaya perdamaian dengan cara bermusyawarah hingga akhirnya disepakati seluruh biaya pemakaman sebesar Rp30 juta ditanggungnya selaku bos Dede Mahdar. Saat itulah, Dede Mahdar pada Jumat (15/07) sekitar pukul 10.00 WIB menyerahkan kepada Aiptu SU.

“Tetapi saat penyerahan uang kepada istri Korban pada hari Jumat malam sekitar pukul 20.00 WIB yang disaksikan sanak saudara korban meninggal. Salah satunya ada anggota Brimob kedung halang bernama M.Pangaribuan, ternyata uang pengganti biaya pemakaman hanya diserahkan Rp27.500.000,” tuturnya.

Lanjut Badar mengatakan, uang sisa Rp2,5 juta tak dikembalikan kepada sopir Dede Mahdar oleh Aiptu SU. Kemudian kendaraan yang ditahan pihak Unit Laka Lantas bisa keluar setelah memberikan uang tebusan Rp10 juta kepada Kepala Unit Kecelakaan (Kanit Laka) Lalu Lintas Polres Bogor Kota Ipda MM dan Aiptu SU.

“Menurut mereka jika diurus oleh polisi berpangkat lebih tinggi maka perkara akan diajukan ke pengadilan. Mereka dengan terang terangan meminta uang dengan dalih perintah kasat sebesar Rp 10 juta, dengan berat hati dan rasa ketakutan oleh Dede Mahdar dan Billy Budiman menyerahkan uang Rp10 juta Kepada Aiptu Suyatno pada hari Senin (18/7),” katanya.

Meski kendaraan tersebut telah dibawa pulang oleh Dede Mahdar untuk dioperasikan kembali. Namun ia tetap meminta pimpinan kepolisian menindak oknum anggota Polres Bogor Kota yang telah berbuat tidak sepatutnya. “Karena perbuatan itu telah mencoreng citra kepolisian yang sudah membaik di mata masyarakat pada umumnya. Sopir pada saat berada di unit laka lantas tidak ditahan di dalam sel, namun Dede Mahdar tidak melarikan diri mengingat Dede Mahdar sangat mengerti sedang dalam proses upaya perdamaian dengan keluarga korban,” terangnya.

Saat hari Idul Fitri Dede juga pamit pulang dan memberikan uang kepada Kanit laka lantas sebesar Rp 1,5 juta hingga akhirnya diizinkan pulang sampai 5 hari dari tgl 5 – 10 Juli 2016. Usai lebaran Dede kembali ke Polres Bogor Kota, di kantin sebelah unit laka menunggu upaya perdamaian yang belum disepakati ketika itu oleh keluarga korban. Setelah berdamai di Polres barulah Dede pulang dan SIM dikembalikan.

Sementara itu, Kapolres Bogor Kota Ajun Komisaris Besar Andi Herindra membenarkan adanya kejadian itu. Bahkan pihaknya selaku orang nomor satu di wilayah hukum Polres Bogor Kota telah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap masing-masing. Pihak. “Masih diselidiki oleh Propam, apabila terbukti tentunya akan ada sanksi sesuai kesalahannya,” katanya saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut ia menuturkan, sebetulnya sudah ada kesepakatan antara korban dan sopir truk yang saat ini masih berstatus tersangka. “Bukan berarti kasusnya dihentikan, tetap maju hingga pengadilan dan bila anggota tersebut menyalahgunakan wewenang, saya tidak pandang bulu akan saya tindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Vento Saudale/YUD

BeritaSatu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here