KEREN! Bocah Asal Bogor Taklukkan Lima Gunung Tertinggi Indonesia

98
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Semua pendaki pasti ingin menaklukkan tujuh puncak gunung tertinggi di Indonesia atau  beken dengan sebutan seven summit.

Namun, sedikit sekali, atau bahkan mungkin tidak ada, yang melakukannya di usia sangat belia. Adalah Khansa Syahlaa (10), warga Gunungputri Bogor  yang penuh keberanian memulai ekspedisi seven summit.

Istemewa! Kata itu  menggambarkan keberanian Khansa siswi kelas 5 SD Dar-El Salam, Gunungputri Bogor yang mengisi liburan panjangnya dengan mendaki. Berbeda dengan anak seusianya, Khansa lebih memilih liburan Lebarannya dengan naik gunung daripada dibeliin baju baru.

“Lebaran, aku tidak usah dibeliin baju. Aku mau naik Gunung Binaiya sama Rinjani,” celetuk  ayah Khansa, Aulia Ibnu Sina saat menirukan gaya berbicara anaknya.

Meski masih berumur 10 tahun, Khansa Syahlaa telah menaklukkan lima dari tujuh gunung tertinggi di Indonesia. Terinspirasi dari Film “5 CM”, Khansa mengawali hobinya dengan mendaki Gunung Semeru saat masih berusia 7 tahun.

Pada liburan tahun ini, tepatnya tanggal 9-18 Juli 2016, Khansa sukses melakukan pendakian marathon Gunung Binaiya (3027 MDPL) di Pulau Seram, Maluku dan Gunung Rinjani (3726 MDPL) di Lombok, NTB. Sebelumnya dia sudah menaklukkan Gunung Semeru (3676 MDPL), Gunung Latimojong (3478 MDPL) dan Gunung Kerinci (3805 MDPL).

“Perjalanan Khansa tidak mudah untuk anak seusianya. Jalur terjal dan cuaca dingin tak jarang membuatnya kelelahan bahkan tergelincir. Tapi itu tak menyurutkan cita-citanya menggapai atap-atap nusantara,” beber Aulia seperti dikutip dari JPNN (Group Radar Bogor).

Walaupun sudah ikut camping dengan keluarga sejak usia empat tahun, orangtua Khansa tidak pernah berekspektasi bahwa anaknya bisa menaklukan gunung-gunung tertinggi pada usia yang semuda ini.

“Tekad Khansa yang bulat membuat orangtuanya selalu mendukung kemauan anaknya. Salah satu caranya adalah dengan memberikan motivasi dan latihan fisik agar anaknya tetap kuat,” ucapnya.

Kecintaan Khansa pada dunia alam bebas sudah dipupuk sejak Dini. Sang ayah sendiri yang menularkannya dengan mengajak Khansa mendaki sejumlah gunung di Jawa Barat dan Jawa Timur.

Bahkan saat 7 tahun ia telah menapakkan kakinya di Gunung Rinjani. Meski saat itu, Khansa tidak dapat melanjutkan perjalanan ke puncak karena sakit.

“Sejak bayi saya sudah coba kenalkan Khansa Pada Alam. Saya dan istri sering bawa Khansa ke Salak, Pangrango, Gede sama Semeru.   Dia gak pernah rewel apalagi sampai nangis dan minta pulang. Sebaliknya khansa selalu kelihatan girang dan nikmatin banget gunung” tutur Aulia.

Kini bermodalkan latihan fisik, mental dan doa, Khansa dan ayahnya bersiap untuk menaklukan dua puncak tersisa di daftar seven summit. Dua puncak yang dimaksud adalah Bukit Raya di Kalimantan dan Cartenz di Papua.

(dil/jpnn)-jbar.pojoksatu.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here