EDWAR MAU USULKAN PERDA KELAS JALAN

115
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Banyaknya jalan rusak utamanya di Kecamatan Rumpin dan Parung Panjang, akibat dilalui truk-truk tronton melebihi tonase membuat pusing para petinggi Kabupaten Bogor, terutama Dinas Bina Marga dan Pengairan.

“Jalan-jalan yang kita bangun itu kan maksimalnya dilalui kendaraan dengan bobot seberat 8 ton, tapi fakta di lapangan beban yang melintas mencapai bobot hingga puluhan ton. Alhasil jalan yang kita bangun umur teknisnya tidak tahan lama,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Edi Wardhani, Kamis (20/07).

Untuk itu, kata pria yang akrab disapa Edwar, Dinas Bina Marga dan Pengairan mengusulkan pembentukan peraturan daerah (Perda) kelas jalan. “Perda itu nanti akan jadi payung atau dasar hukum bagi petugas menjatuhkan tindakan atau sanksi kepada para pengguna jalan yang beban muatannya melebihi ketentuan,” tegasnya.

Khusus jalan-jalan yang ada di Kecamatan Rumpin, lanjut Edwar, faktor utama atau biang kerok yang menyebabkan hampir semua ruas jalannya rusak, lantaran banyaknya truk-truk tronton pengangkut bahan galian. “Tak dipungkiri, truk-truk trontonlah yang membuat kondisi jalan di Rumpin hancur,” ungkapnya.

Kepala Seksi Pengujian Kendaraan, Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ), Kabupaten Bogor, Muslim Akbar membenarkan, penyebab rusaknya jalan di Rumpin truk tronton.

“Untuk mengatasi kelebihan muatan tersebut saat ini sudah tangani oleh Dishub Provinsi Jawa Barat (Jabar), sebab selain ada jalan milik kabupaten di Rumpin ada beberapa ruas jalan milik provinsi,” kilahnya.

Untuk mencegah truk-truk tronton melintasi jalan yang digunakan warga, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bogor mengusulkan para pemilik tambang papatungan membangun jalan khusus yang nantinya terkoneksi dengan jalan nasional atau negara.

“Itu baru wacana, tapi kami  berharap kedepan pembangunan jalan khusus angkutan tambang itu terealisasi, sehinga jalan-jalan umum milik Kabupaten Bogor awet,” kata Bupati Nurhayanti. (Zah)

(bogoronline.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here