Abaikan Putusan Arbitrase Internasional, China Akan Tempatkan 8 Kapal Pesiar di LCSbhara

87
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | INTERNASIONAL – Tanpa menghiraukan hasil putusan Mahkamah Arbitrase Internasional yang memenangkan gugatan Filipina, China terus mengeruk keuntungan di wilayah sengketa Laut China Selatan (LCS).

Baru-baru ini, guna meningkatkan pendapatan dari industri pariwisatanya, pemerintah Negeri Tirai Bambu telah berencana menempatkan lima sampai delapan kapal pesiar di perairan LCS. Diumumkan, kapal-kapal itu akan berada di sana selama lima tahun ke depan.

Kepala Pengembang Kapal Pesiar Internasional Sanya, Liu Junli mengatakan perusahaannya dipercayakan untuk membangun kapal wisata impian tersebut bersama rekanannya COSCO Shipping, China National Travel Service (HK) Group Corp dan China Communication Construction Co Ltd.

Sejauh ini, mereka sudah mengoperasikan beberapa kapal, membangun empat dermaga kapal pesiar di Sanya, sebuah kota resort di kepulauan selatan di Provinsi Hainan, China. Pada musim panas berikutnya, Liu berencana akan menambah dua kapal pesiar lagi.

Rute yang akan diambil kapal pesiar tersebut di LCS meliputi gugusan-gugusan kepulauan Crescent, bagian dari Kepulauan Paracel dan jalur pelayaran tradisional yang diklaim Beijing di sekitar kawasan perairan sengketa tersebut. Penginapan, seperti hotel dan vila serta tempat berbelanja, akan dibangun di Kepulauan Crescent.

Seperti disitat dari Reuters, Kamis (21/7/2016), belum diketahui perihal wisatawan asing boleh ikut menjelajah perairan LCS dengan kapal pesiar tersebut. Pasalnya, hal tersebut tentu akan sangat sensitif, karena kawasan itu masih menjadi perebutan antara China, Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Vietnam dan Taiwan.

(Sil)-okezone.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here