Ada Indikasi Perpeloncoan di Kota Bogor

120
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Program Menteri Pendidikan agar menghapus perpoloncoan bagi siswa baru, ternyata tak diindahkan. Di SMAN 7 Kota Bogor yang berlokasi di Jalan Palupu nomor 7 Bogor Utara Kota Bogor, aksi pelonco masih terlihat.

Jam sekolah siswa tidak wajar karena harus sudah tiba pukul 05.15 WIB. Siswa baru juga harus menganyam rambut siswa lain. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, sudah mendengar kabar perpeloncoan di SMAN 7 Kota Bogor.

Namun Bima Arya mengaku, belum mengetahui secara pasti seperti apa sistim perpoloncoan ini.
“Saya masih menunggu laporan dari Dinas Pendidikan. Saya minta laporan resmi kronologisnya,” kata Bima.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Bogor, Apendi Arsyad mengaku prihatin kalau memang benar masih ada perpeloncoan. “Kalau ini benar, saya prihatin. Kota Bogor yang didatangi Mendikbud RI di hari pertama masuk sekolah, malah masih ada perpoloncoan,” katanya.

Jana Sugiana, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Atas (Kabiddikmen) Disdik Kota Bogor, sudah mendatangi SMAN 7 Kota Bogor. “Pihak sekolah sudah kami tegur. Kami minta perpoloncoan dihentikan,”papar Jana. (yopi/us)

(poskotanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here