Buron Dua Tahun, Penjahat Seks Terhadap Anak Ditangkap

133
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Dua tahun buron, pelaku perkosaan atas anak dibawa umur ditangkap Polsek Cigudeg. MP alias Gilang 31, pelaku perkosaan atas pelajar SMP dibekuk saat dalam perjalanan kembali ke rumah orangtuanya di Cigudeg untuk bersilaturahmi usai Lebaran.

Pelaku melakukan aksi bejatnya terhadap korban kala itu masih duduk di kelas 2 SMP di Bogor. Akibat perbuatan pelaku, korban mengandung hingga akhirnya melahirkan seorang anak perempuan.

Penangkapan Gilang, tak mengembalikan kehormatan korban. Sebaliknya, korban kehilangan masa depannya, menanggung malu hingga harus membesarkan anak yang seharusnya belum waktunya ia menjadi seorang ibu.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Auliya Djabar, mengatakan pihaknya melakukan pengejaran atas pelaku atas laporan orangtua korban pada tahun 2014 lalu.

Dalam laporan ke Polsek Cigudeg hingga pelimpahan berkas perkara ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor, pelaku telah tiga kali melakukan persetubbuhan dengan korban.

Kisah memilukan pelajar SMP ini berawal dari bujuk rayu. Korban  yang terbuai akan janji gombal pelaku lalu mau menuruti permintaan, saat pelaku membawanya ke kawasan wisata Goa Gudawang yang berlokasi di wilayah Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

“Bermula dari Goa Gudawang, ke duanya menjalin hubungan asmara. Hingga akhirnya pelaku memperkosa korban tiga kali. Usai melampiaskan napsu birahinya, MP alias Gilang melarikan diri. Tahun 2014 pelaku dilaporkan. Upaya perburuan selama dua tahun berakhir dengan penangkapan,”kata AKP Auliya, Senin (18/7).

Beberapa kali upaya penangkapan atas pelaku gagal. Pasalnya saat petugas mendatangi alamat yang dicurigai menjadi tempat persembunyian, pelaku lebih dulu kabur. “Ada informasi pelaku berada di suatu tempat. Petugas datang, namun pelaku lebih dulu kabur sebelum polisi tiba,”paparnya.

Pelaku tidak melakukan perlawanan saat petugas menyergapnya ditengah jalan saat akan pulang ke rumah orangtuanya. “Dia pulang karena ingin meminta maaf ke ibunya. Dia memilih usai lebaran bersilaturahmi dengan ibunya, karena menduga suasana akan sepi dan polisi tidak terlalu ketat memantau wilayah lagi,”katanya.

(yopi/sir/poskotanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here