Warga Melapor, Identitas Korban Mutilasi di Bogor Mulai Terkuak

150
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Mengenai identitas potongan tubuh manusia diduga korban mutilasi yang ditemukan warga di aliran Kali Baru, tepatnya di Desa Ciater, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis 14 Juli 2016 kemarin, polisi mulai menemui petunjuk baru.

Hal tersebut dikarenakan sudah ada tiga warga yang datang ke Mapolres Bogor Kota mengaku kehilangan anggota keluarga mereka. Namun, hanya satu yang memenuhi kriteria fisik dengan potongan tubuh yang ditemukan.

‪‪Rusdani Sutiswari (50), warga Pagelaran, RT 03 RW 07, Desa Padasuka, Kecamatan Ciomas mendatangi kantor polisi untuk melapor bahwa ada anggota keluarganya yang hilang. Bapak dua anak ini terkejut setelah melihat pemberitaan di media massa terkait potongan tubuh manusia korban mutilasi.

Rusdani pun semakin panik lantaran potongan tubuh yang ditemukan berkelamin laki-laki sesuai dengan fisik anaknya yaitu Ari Wahyudi, 17, pelajar SMK Bina Bangsa Sejahtera (BBS) kelas XII yang sudah menghilang sejak hari kedua Lebaran pada Kamis 7 Juli 2016.

‪‪”Saya coba mengecek ciri-ciri jasad. Saya ingin memastikan, apakah sama dengan anak saya. Dia sudah seminggu belum pulang. Pada Lebaran kedua saya mengajak Ari untuk ke makam kakeknya, tapi dia menolak karena akan pergi ke rumah kawannya. Sejak itu, dia sudah enggak kembali,” katanya, Sabtu (16/7/2016).

Ia juga bercerita, jika Ari memiliki pribadi tertutup. Bahkan saat pergi, Rusdani juga tidak mengetahui rumah teman yang hendak dikunjungi anaknya.

“Saya enggak tahu pasti temannya yang mana. Pokoknya yang saya tahu dia meninggalkan rumah, pakai sandal, naik motor Mio warna merah. Hingga malam tak pulang, kami keluarga menghubungi ke nomorhandphone-nya, tapi enggak aktif sampai sekarang,” jelasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sukaraja, AKP Sarjiman mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan keterangan lebih lanjut dan akan melakukan tes DNA atas warga yang mendekati kesamaan dengan potongan tubuh berupa pinggul hingga paha dan dua kaki tersebut.

“Kami masih mengumpulkan bukti bukti dulu dan mintai keterangan dari pihak keluarga yang melapor. Kami akan cocokan dengan ciri-ciri korban, karena sampai sekarang bagian kepala, tangan dan badan belum kami temukan,” ujar Sarjiman.

(erh)-okezone.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here