Kisah Ririn Aryanti, Bocah yang Didiagnosis Menderita Hidrosefalus di Kota Bandung

78
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BANDUNG – ┬áRirin Aryanti bocah yang usianya baru saja genap enam tahun pada hari Lebaran kedua atau tepatnya 7 Juli 2016.

Namun bocah bernama Ririn ini tak bisa beraktivitas sepertibocah seusia pada umumnya. Anak keempat dari pasangan Tatang Hermawan (48) dan Elih (44) itu terbaring di atas kasur tipis di rumahnya.

Ririn didiagnosis menderita hidrosefalus, penyakit yang memiliki ciri bagian kepala yang membesar. Sakit itu memaksanya berbaring di atas kasur setiap hari. Didampingi ibunya, segala aktivitas Ririn dilakukan di atas kasurnya, termasuk buang air besar dan kecil.

“Kalau mandi, saya seka saja,” kata Elih kepada wartawan di kediamannya, Minggu (17/7/2016).

Ririn tinggal di Jalan Jenderal Sudirman, Gang Aman 5 RT 4/9, Kelurahan Kebonjeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Minggu (17/7/2016). Rumahnya berada di gang sempit di pusat Kota Bandung.

Rumah seluas 6×3 meter yang dihuni Tatang dan keluarganya itu tak begitu jauh dari rumah dinas Walikota Bandung.

“Kalau lahir normal. Mulai ketahuan kepalanya besar sejak usia 2,5 bulan. Kepalanya mulai besar seukuran batok kepala,” kata Ririn.

Ririn merupakan anak keempat. Tatang dan Elih merupakan warga asli setempat yang hidup sederhana. Tatang kesehariannya hanya bekerja sebagai buruh bangunan sehingga penghasilannya tak tetap. Sedangkan Eli hanya bekerja di rumah merawat Ririn setiap harinya.

“Karena tidak ada biaya, anak saya tidak dikontrol lagi. Soalnya dulu belum ada BPJS,” kata Ririn. (*)

-jabar.tribunnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here