Potongan Kaki Kembali Ditemukan di Kali Baru

110
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Potongan kaki manusia korban mutilasivkembali ditemukan di aliran Kali baru, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Kamis (14/7) sore. Potongan kaki kanan ini ditemukan oleh warga setempat, yaitu Ade (35).

Saat itu, sekitar pukul 16.00, Ade akan memungut bola golf di tepi sungai. Kemudian, dia melihat potongan kaki tersebut. Namun, Ade malah menguburkan potongan kaki itu di belakang rumahnya.

“Saya enggak tahu, makanya langsung saya kubur saja di belakang rumah,” kata Ade, kemarin. Kemudian, dia melaporkannya ke polisi, keesokan harinya. Lalu, siang harinya, petugas Reskrim Polres Bogor membawa potongan kaki ke RS Polri Kramatjati untuk diidentifikasi.

Hingga saat ini, total potongan tubuh yang sudah ditemukan dari korban mutilasi tersebut yakni dua kaki, bagian perut, dan bagian pinggang hingga paha. Meski begitu, menurut Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Auliya R Djabar, belum ada warga yang melaporkan tentang kehilangan anggota keluarganya.

Seperti diberitakan sebelumnya di Warta Kota, potongan tubuh ditemukan di aliran Kali Baru, Kampung Ciater, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Warga sekitar yang pertama kali menemukan potongan tubuh manusia tersebut.

Potongan tubuh ini dipastikan berjenis kelamin laki-laki. Petugas gabungan yang mengevakuasi potongan tubuh korban dari tengah sungai menemukan sisa alat kelamin pria di potongan pangkal paha korban mutilasi.

“Kita belum bisa memastikan sudah berapa lama potongan jenazah itu. Namun untuk jenis kelamin diduga pria, karena masih ada bekas sedikit kelamin di potongan tubuh korban,” ujar Kapolres Bogor AKBP Suyudi Ario Seto.

Sulit dievakuasi

Petugas mengalami kesulitan mengevakuasi potongan tubuh korban. Alasannya, aliran sungai cukup deras. Akibatnya, potongan tubuh tersebut sulit ditarik.

Untuk menarik potongan tubuh tersebut dan membawa ke pinggir sungai, petugas menggunakan tali dan kayu. Bukan hanya itu, lokasi ditemukan potongan tubuh korban mutilasi sangat sulit karena jalan setapak berkontur terjal dan licin.

Di sekitar potongan tubuh juga dipenuhi tumpukan sampah dan tas kulit berisi isi perut korban. “Di lokasi ditemukan dua tas, tas pertama berwarna hitam dekat potongan pangkal paha dan tidak jauh dari lokasi ada tas berwarna merah berisi dalaman perut manusia,” ujar Suyudi.

Saat diangkat ke darat, kondisi potongan tubuh sudah bengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap. Potongan tubuh yang sudah membusuk itu juga dikerubungi lalat.

Pertama kali melihat potongan kaki manusia, santri di Pondok Pesantren Ar Ridwan, Syarif, mengatakan bahwa dia sudah melihatnya tiga hari lalu. Namun, dia tidak menyadari bahwa benda yang dilihatnya merupakan potongan tubuh manusia.

Menurut Kapolres Bogor AKBP Suyudi Ariyo Seto, untuk mengetahui identitas dari potongan tubuh tersebut harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Dari pihak kepolisian menghimbau apabila ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa langsung melapor ke Polres Bogor,” ucapnya.

“Yang terpenting data diri dan keluarga korban bisa ditemukan karena itu bisa menjadi informasi buat kami untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tuturnya lagi. (Tribunnews.com/tan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here